Skrinews - Update, Klaster Ijtima Gowa Menjadi Peringkat Pertama di Kaltim, 13 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19
suaraindonesia1
-
Sabtu, Mei 16, 2020
Samarinda,Skrinews,Kaltim - Kluster Ijtima Gowa, atau pelaku perjalanan keagamaan di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dan kontak eratnya masih mendominasi peringkat pertama penyumbang terbanyak kasusu Corona Virus (Covid-19).
Juru Bicara Gugus tugas Percepatan Penaganan Corona Virus Covid-19), Provinsi Kalimantan Timur Andi M Ishak menjelaskan. Adanya penambahan 13 kasus yang terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diantaranya 12 kasus berasal dari kluster Gowa Sulawesi Selatan.
“12 dari 13 penambahan kasus Corona Virus di Kaltim berasal dari Kluter Gowa,” katanya saat mengelar konferensi Perss online dengan awak media di Kalimantan Timur secara Visual melalui aplikasi zoom pada hari Jumaat(15/5/2020) petang.
Penambanhan kasus yang terkonfirmasi positif Corona Virus dari klaster Gowa,” beberkan Andi M Ishak yang tersebar di 4 daerah di Kalimantan Timur, yakni Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kabupaten Paser dan Kabupaten, Penajam Paser Utata (PPU) serta Kabupaten, Kutai Kartanegara (Kukar).
Kasus terbanyak yang terkonfirmasi positif Corona Virus di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan 7 kasus. Seluruh penambahan ini merupakan hasil tracing cantak dari klaster Gowa.Selanjutnya ungkap Andi Mishak, penambahan terbanyak kedua dari Kabupaten Kutim dengan jumblah tambahan kasus terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) sebanyak 3 kasus.
Angka penambahan di Kabupaten Kutim ini ada yang merupakan pelaku perjalanan langsung, da nada juga yang merupakan kontak erat dari pasien yang lebih dulu dinyatakan pasitif Covid-19. Semua pasien positif suda dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kudungga Sangtta,” beber Andi.
Di dua daerah lainnya, disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Andi, masing-masing satu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan yang satu lagi di Kabupaten Paser Yanah Grogot, dan suda dirawat di rumah sakit rujukan di dua Kabupaten tersebut.
Sedangkan yang satu lagi di Kota Samarinda diluar dari klaster manapun. Pasien tersebut merupakan merupakan pelaku perjalanan ke Provinsi KalimantanTengah dan saat ini sudah dirawat dirumah sakit karangtina Bapelkes Kota Samarinda,” Jelas Andi M Ishak.
“Pasien sebelum ahirnya dinyatakan sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Corona Virus, semua kasus dilaksanakan rapid test, Dan seluruh hasilnya reaktif Corona Virus (Covid-19),” pungkasnya. (BBM)
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...





