BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Update, Klaster Ijtima Gowa Menjadi Peringkat Pertama di Kaltim, 13 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19


Samarinda,Skrinews,Kaltim    -   Kluster Ijtima Gowa, atau pelaku perjalanan keagamaan di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dan kontak eratnya masih mendominasi peringkat pertama penyumbang terbanyak kasusu Corona Virus (Covid-19).
Juru Bicara Gugus tugas Percepatan Penaganan Corona Virus Covid-19), Provinsi Kalimantan Timur Andi M Ishak menjelaskan. Adanya penambahan 13 kasus yang terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diantaranya 12 kasus berasal dari kluster Gowa Sulawesi Selatan.
“12 dari 13 penambahan kasus Corona Virus di Kaltim  berasal dari Kluter  Gowa,” katanya saat mengelar konferensi Perss online dengan awak media di Kalimantan Timur secara Visual melalui aplikasi zoom pada hari Jumaat(15/5/2020) petang.
 Penambanhan kasus yang terkonfirmasi positif Corona Virus dari klaster Gowa,” beberkan Andi M Ishak yang tersebar di 4 daerah di Kalimantan Timur, yakni Kabupaten  Kutai Timur (Kutim) Kabupaten Paser dan Kabupaten, Penajam Paser Utata (PPU) serta Kabupaten, Kutai Kartanegara (Kukar).
Kasus terbanyak yang terkonfirmasi positif Corona Virus di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan 7 kasus. Seluruh penambahan ini merupakan hasil tracing cantak dari klaster Gowa.Selanjutnya ungkap Andi Mishak, penambahan terbanyak kedua dari Kabupaten Kutim dengan jumblah tambahan kasus terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) sebanyak 3 kasus.
Angka penambahan di Kabupaten Kutim ini ada yang merupakan pelaku perjalanan langsung, da nada juga yang merupakan kontak erat dari pasien yang lebih dulu dinyatakan pasitif Covid-19. Semua pasien positif suda dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kudungga Sangtta,” beber Andi.
Di dua daerah lainnya, disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Andi, masing-masing satu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan yang satu lagi di Kabupaten Paser Yanah Grogot, dan suda dirawat di rumah sakit rujukan di dua Kabupaten tersebut.
Sedangkan yang satu lagi di Kota Samarinda diluar dari klaster manapun. Pasien tersebut merupakan merupakan pelaku perjalanan ke Provinsi KalimantanTengah dan saat ini sudah dirawat dirumah sakit karangtina Bapelkes Kota Samarinda,” Jelas Andi M Ishak.
“Pasien sebelum ahirnya dinyatakan sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Corona Virus, semua kasus dilaksanakan rapid test, Dan seluruh hasilnya reaktif Corona Virus (Covid-19),” pungkasnya. (BBM)
« PREV
NEXT »