Warga Masyarakat Kab Sumba barat daya Berdesakan di Kantor Dispenduk Kab Sumba barat daya yang berlangsung pada tanggal 8 juni 2020
Tambolaka,Skrinews.com
Masyarakat berdesakan saat datang Mengbil E-KTP dan Kartu Kepala Keluarga di Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Barat daya,. Nusa tenggara timur(NTT). Pada tanggal (8/6/2020)
Membuat kartu identitas kependudukan, teryata bagaikan menguji kesabaran. Dibeberapa tempat, ada yang pelayanannya cepat, namun ada juga yang lambat. Bahkan, ada yang harus antri dan berdesakan berjam-jam,seperti Sekarang ini ungkap warga yang di temui Media.skrinews di halaman Kantor Disdukcapil.
ISesuai Pemjelasan salah satu Pegawai kepada kami tadi,ia menjelaskan SEKALIPUN sudah melakukan perekaman, ternyata sebanyak Ratusan warga di Kabupaten SBD belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Pasalnya, kapasitas dan jaringan internet tidak mendukung. Sehingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba.barat daya, belum bisa melakukan pencetakan tepat waktu.
Guna mengatasi kepentingan warga untuk memiliki identitas kependudukan. Warga juga diberikan Surat keterangan dan identitas sementara. “Ribetnya bikin E-KTP sekarang ini. Kami diberikan surat keterangan dan identitas sementara oleh Disdukcapil selama 6 bulan sebagai ganti KTP yang masih proses percetakan,” penyampaian Warga Desa Desa Hameli ate Kecamatan Kodi Utara
Bahkan sebagian warga sudah melakukan perekaman sejak pertengahan tahun 2018 lalu dilakukan. Namun hingga saat ini belum mendapatkan fisik E-KTP. Melainkan hanya sebatas surat keterangan sudah merekam E-KTP. “Surat keterangan atau penganti KTP sementara ini bisa di perpanjang oleh dinas kependudukan,”imbuhnya.
warga desa kaka kec kodi,juga mengeluhkan lambannya pembuatan EKTP. Pasalnya, pencetakan kartu identitas ini belum rampung dengan berbagai alasan petugas. Salah satunya kerusakan server dan mesin pencetak KTP itu sendiri.
“Mau tidak mau kita menunggu alat alat ini bagus. Serta alat baguspun juga terbatas dalam pencetakan KTP ini,” keluhnya.
Agustinus Pandak, SE.Selaku Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumba Barat daya, hingga saat ini berita di turunkan tidak bisa dikonfirmasi oleh media ini karana Orang /warga berdesakan sehingga media tidak ada Celah untuk menemui Kadis
menurut Pengkuan salah satu Petugas/pegawai yang sudah melakukan perekaman belum menerima fisik KTP mereka. Setelah sebelumnya terjadi kekosongan fisik blangko KTP. Saat ini, justru mesin pencetak dan server termasuk jaringan internet tidak mendukung. “Fasilitas kita saat ini memang sudah bagus, namun jumlahnya masih kurang dan kerap di temukan kerusakan sehingga haruslah dilakukan perbaikan terlebih dahulu,”ujarnya.
Ditambah lagi, dengan kapasitas server hanya mampu mengirim data ke pusat terbatas. Sehingga data yang di kirimkan kembali juga terbatas untuk di perbolehkan untuk mencetak,imbuhnya Liputan Tibo Skrinews.
Home
Nusa Tenggara
Skrinews - RIBETNYA BIKIN E-KTP : BERDESAKAN,HINGGA MENUNGGU SAMPAI.6 BULAN
Skrinews - RIBETNYA BIKIN E-KTP : BERDESAKAN,HINGGA MENUNGGU SAMPAI.6 BULAN
suaraindonesia1
-
6/08/2020 08:15:00 PM
Postingan Populer
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


