Skrinews - "Abid Takalamingan"Fitur Kepemimpinan Yang Dibutuhkan Manado Ke depan



Skrinews.com-SULUT. Dalam Satu dekade terakhir, kota Manado nampak belum bisa mengoptimalkan seluruh potensi sumberdaya yang dimilikinya. Sebagai show window Sulawesi Utara Kota Manado sebenarnya memiliki banyak peluang terbuka yang bisa dioptimalkan disamping punya alam yang menjanjikan juga SDM yang berlimpah.

Fakta hari ini kepemimpinan Manado energi pemimpin banyak terserap pada budaya festivalisasi, menghibur masyarakat tanpa menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Misalnya yang dilakukan dalam menghadapi pandemi Covid 19 seperti cuman soal bagi-bagi sembako, sementara yang lainnya tak ditangani serius cenderung terkesan asal jadi. Tidak berangkat dari pemahaman yang utuh terhadap persoalan dan dis-orientasi dan mengalami stag dalam progress pembangunan.

Karenanya mari kita mari kita bangun kesadaran bersama. Kita perlu menumbuhkan tiga fitur utama dalam masyarakat Manado meminjam istilah Anis Matta (Ketua Umum Gelora Indonesia) agar tercipta energi untuk mendorong kemajuan kota, yaitu Efektif, Inovatif dan Kolaboratif.

EFEKTIF.
Kita terlalu banyak menghabiskan energi untuk hal-hal yang sifatnya teknis, terjebak pada festivalisasi yang tidak perlu, mengalami polarisasi / pembelahan, dan membuat kita tumbuh dalam lingkungan sosial yang tidak efektif.

Kita lebih banyak berbicara tentang perbedaan dan bukan persamaan ide. Ini menyebabkan kita kehilangan optimisme untuk bergerak maju bersama sebagai sebuah kota Modern. Oleh karena itu kita perlu menciptakan masyarakat efektif dengan menciptakan kembali "energi sosial" yang akan menjadi tenaga penggerak untuk maju. Energi sosial jika mengutip Upholf N, 1996 paling tidak ada empat unsur Yaitu: (1) ide, (2) cita-cita, (3) persahabatan, dan (4) kepemimpinan.

Kita perlu memiliki cita-cita besar yang melampaui kepentingan kita masing-masing, dan untuk menjadi tujuan bersama. Suatu gagasan yang tidak hanya bisa menyatukan, tapi juga menjadi 'kolektifitas ide' yang memberikan keterarahan..

Kita juga perlu menumbuhkan kembali semangat gotong royong ( mapalus atau mapaluse) yang pada dasarnnya merupakan sifat dasar masyarakat kawanua dan juga cerminan dari religiusitas masyarakat kita serta mendorong lahirnya pribadi - pribadi yang berjiwa besar. Pribadi-pribadi yang mampu menginspirasi orang lain untuk bergerak, bukan dengan kekuatan pemaksa atau atas nama otoritas.

Kehadiran energi sosial semacam ini akan membuat kehidupan sosial kita jauh lebih efektif. Bukan karena kita menginginkan semuanya harus sama, tapi karena kita semua bergerak ke arah yang sama dalam keberagaman dan perbedaan kita masing-masing.

INOVATIF.
Kita hidup dalam era percepatan yag membuat pengetahuan-pengetahuan lama lebih cepat kehilangan relevansi. Persoalan-persoalan baru hadir dan memerlukan cara-cara dan pendekatan-pendekatan baru dalam menyelesaikannya.
Oleh karena itu, dibutuhkan semangat inovasi yang tinggi dalam masyarakat. Inovasi tidak selalu kaitannya dengan temuan-temuan ilmiah dalam dunia sains, tapi juga metode-metode baru dalam memecahkan persoalan masyarakat.
Kita perlu mendorong lahirnya masyarakat berpengetahuan (knowledge society). Sebuah masyarakat yang ditandai dengan pemerataan pendidikan tinggi dan pemanfaatan pengetahuan serta inovasi sebagai faktor utama dalam penciptaan kemakmuran, mendahului faktor produksi klasik lainnya.

Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, perlu pandangan, individu dan komunitas bisa saja mendorong terwujudnya masyarakat berpengetahuan. Tetapi untuk mewujudkannya dalam skala yang lebih luas dan waktu yang relatif lebih singkat, kebijakan pemerintah akan jauh lebih berpengaruh.
Kebijakan. yang terencana dengan dukungan anggaran yang lebih pasti, akan membuat proses pencapaian tujuan dapat dilakukan dengan lebih efektif.

KOLABORATIVE
Persoalan kota ini jelas ; akan terlalu besar untuk diselesaikan oleh otak satu orang serta terlalu rumit untuk diselesaikan oleh pikiran satu orang, oleh karena itu dibutuhkan semangat kolaborasi sesama anak bangsa.
Kita tidak perlu menunggu seorang 'superior' atau seorang juru selamat untuk datang menyelesaikan persoalan-persoalan kota Manado.

Banyak yang memiliki otak-otak cerdas dan bakat-bakat hebat yang tersebar di berbagai penjuru negeri termasuk di kota Manado, yang belum kita lakukan adalah mempertemukan otak dan bakat-bakat hebat ini dalam semangat kolaborasi untuk kepentingan kita bersama.
Potensi-potensi berserakan ini perlu diwadahi oleh pemerintah, dengan menyediakan ruang-ruang kolaborasi dan penghargaan terhadap kontribusi serta karya-karya nyata setiap anak bangsa dalam segala dimensi yang dimilikinya.

"Dengan hadirnya masyarakat yang efektif, inovatif dan kolaboratif, maka kita telah menciptakan suatu budaya baru pada kita. Budaya yang akan menjadi modal besar bagi kota Manado untuk tumbuh menjadi kota modern, melengkapi modal yang telah kita miliki sebelumnya yaitu bonus demografi dan alamnya yang kaya akan keindahan pesonanya.
Semoga.