Skrinews - MASYARAKAT MENUNTUT JANJI WAKTU KAMPANYE DI NAGARI KOTO MARAPAK, PADANG XI PUNGGASAN KEC.LINGGO SARI KAB.PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT.



SKRINEWS SUMATERA BARAT
 Selasa 07/07/2020 .infrastruktur adalah bagian wajib dari perkembangan masyarakat suatu daerah, dengan adanya infrastruktur yang memadai dan layak, mampu menjalankan kelancaran roda perekonomian, pendidikan dan juga kesehatan masyarakat. Namun, tidak begitu yang terlihat di wilayah administrasi kenagarian Padang XI Punggasan, kecamatan Linggo Sari Baganti, kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Tepatnya di kampung Akad, Koto Merapak.

Hal inilah yang menjadi tuntutan sebagian besar masyarakat yang digawangi oleh pemuda kampung Akad. Menurut pantauan di lokasi, penghasilan masyarakat rata-rata sebagai petani. Selain itu, di kampung Akad juga terdapat sekolah dasar dan juga Puskesmas Keliling (Puskeskel) sehingga sangat membutuhkan sekali akses jalan yang layak mereka dapati.

Alasan mereka menuntut segera diaspal karena, jalan ini sudah tidak layak untuk dilalui, terutama saat hujan turun dan akan menimbulkan bahaya bagi keselamatan masyarakat. Tidak saja masyarakat peladang tetapi juga guru, siswa dan petugas kesehatan yang hendak bertugas di wilayah tersebut. Mirisnya, pernah salah seorang warga yang harus melahirkan di jalan karena kontur jalan yang rusak parah.

Meurut Putra, selaku ketua umum Ikatan Mahasiswa Pesisir Selatan UNAND yang juga seorang pemuda setempat yang berhasil diwawancara. Selama 15 tahun, jalan ini hanya dijadikan bahan janji politik para calon eksekutif dan legislatif, setelah terpilih belum pernah ada perbaikan sama sekali.

Beberapa kali pernah diminta konfirmasi kepada kepala desa / walinagari, baik langsung maupun by phone. Jawaban dari walinagari hanya persoalan anggaran pembangunan jalan yang belum tersedia. Bahkan kami selaku pemuda pernah mengirimkan surat langsung kepada Bupati Pesisir Selatan bahkan mencoba menemui beliau, tetapi surat tidak ditanggapi dan beliau tidak pernah berhasil kami temui. Kata Febry, pemuda setempat yang menyempatkan diri untuk melihat kondisi kampungnya, yang juga mantan ketua Himpunan Mahasiswa Politik Indonesia (Himapolindo).


Sepertinya, pemerintah kabupaten Pesisir Selatan tidak niat untuk memajukan perekenomian dan pendidikan di Pesisir Selatan, khususnya dikampung Akad Nagari Padang XI Punggasan yang tingkat pendidikan dan ekonomi masih sangat rendah. Saat ini, kami dari Anak Muda Desa Koto Merapak (ANDESKOM) mulai melakukan gerakan besar-besaran, untuk saat ini kami akan memulai gerakan gencar di media masa dahulu, karena surat sudah tidak ditanggapi. Jika masih juga tidak ada tanggapan, tidak menutup kemungkinan kami akan menuntut ke Pemda kabupaten Pesisir Selatan dan DPRD Pesisir Selatan bahkan sampai ke DPD, di sana kami pernah menitipkan suara, sampai tuntutan kami terpenuhi. Ucap Tinto, ketua umum Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Linggo Sari Baganti


Penulis : peris Saragih