Skrinews - Wendy (Guntur) Angkat Bicara Terkait Keluarga Besarnya Di Desa Paslaten.



Minsel."Skrinews." Terkait postingan-postingan dari beberapa team Ventje Tuela (VT) di medsos, yang mengatasnamakan Keluarga Besar Rembang di Desa Paslaten Kec. Tatapaan Kab. Minsel mendukung sepenuhnya MEP-VT tidaklah benar.

Wendy Rembang dengan sapaan akrabnya 'Guntur' mewakili keluarga Besar Rembang di Desa Paslaten Kec. Tatapaan, kab. Minsel mengatakan kedatangan VT ke Desa Paslaten itu hal yang biasa saja, tidak lain hanya ingin membahas pertanian dan perkebunan, karena dari dulu beberapa keluarga Rembang sudah menjalin hubungan yang baik dengan VT dalam urusan bisnis, perkebunan & pertanian, "Ucap Guntur. (19/7/2020)

Yang anehnya dalam pemberitaan di media online menyebutkan Keluarga Besar Rembang mendukung VT dalam Pilkada nantinya, beberapa Team VT ini dengan sengaja mengangkat isu, dan membawa keluarga besar Rembang di Desa Paslaten ke ranah politik dan jadikan bahan kampanye.

Mereka dengan sengaja mengangkat dan mengekspos tentang marga Rembang di Desa Paslaten dengan opini-opini tertentu tanpa memikirkan dampaknya, dan kelihatan jelas di sini bahwa mereka membuat keluarga Rembang di Desa Paslaten berpotensi saling ada jarak, dan terpecah belah Lantaran politik, karena Keluarga Rembang di Desa Paslaten merupakan keluarga besar yang menempati di wilayah tersebut hampir 70-75%, "Ungkap Rembang

Tapi jika ada beberapa orang yang bermarga Rembang di Desa Paslaten yg mendukung calon kandidat lain dalam Pilkada, selain marga Rembang itu sendiri atau PYR, tidak masalah. karena kami pun tidak pernah mengintervensi agar keluarga-keluarga Rembang di Desa Paslaten harus memilih calon dari keluarga/marga kami sendiri. karena namanya pesta demokrasi jadi setiap orang berhak menentukan figurnya masing-masing, "Ujar Guntur.

Namun jangan mengekspos seakan-akan pada umumnya keluarga Rembang di Desa Paslaten itu mendukung VT. Jadi, buat para team VT jangan sembarangan membuat pemberitaan. Karena dimana kalian bukan orang Desa Paslaten apalagi keluarga Rembang. Kalian tidak tahu seluk beluknya keluarga Rembang di Desa Paslaten.
Lebih kreatiflah dan bijak dalam berkampanye, stop mengekspos marga kami jadi bahan kampanye. Karena berpotensi menimbulkan polemik di keluarga Rembang di Desa paslaten, "Tandas Wendy Rembang
(Aabdulsalam)