SuaraIndonesia1 - Boalemo
Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Boalemo yang telah menaikan tarif dasar air minum dari harga Rp. 2.500 menjadi Rp. 3.571 per Meter Kubik mendapat Sorotan dan Kritikan Tajam dari Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Boalemo Djafar Latip Kilo.
Sesuai dengan aduan dari masyarakat yang mengeluhkan terkait adanya kenaikan tarif PDAM yang justru melilit serta menyusahkan mereka, sehingga hal ini yang menjadikan Djafar Latip Kilo merasa kecewa dengan kebijakan kenaikan tarif PDAM tersebut.
"Saya selaku Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Boalemo menyampaikan bahwa kenaikan tarif PDAM ini tidak tepat, karena di tengah-tengah sulitnya ekonomi masyarakat justru malah menaikan tarif PDAM, Pemerintah pusat saja memikirkan bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah Pandemi dengan banyaknya bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat akan tetapi kenaikan tarif ini justru menguras ekonomi masyarakat" Tegas Djafar Latip Kilo.
Dirinya juga menyampaikan bahwa hal ini harus diseriusi oleh Pemerintah Daerah, baik Legislatif maupun Eksekutif, karena adanya kebijakan kenaikan tarif PDAM ini menurutnya justru Pemerintah Daerah bersama PDAM menyusahkan Rakyat.
"Hal ini harus diseriusi oleh Pemerintah Daerah, baik Legislatif maupun Eksekutif, karena jangan sampai dengan adanya kebijakan tentang kenaikan tarif PDAM ini justru Pemerintah Daerah bersama PDAM menyusahkan Rakyat". Ungkap salah satu Aktivis Alumni HmI.
Sementara itu secara terpisah salah seorang masyarakat yang dihubungi terkait keluhan tersebut membenarkan bahwa dirinya dan beberapa warga kurang mampu lainya mengeluhkan kenaikan Tarif PDAM tersebut.
"Kami ini sudah susah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ditambah lagi dengan naiknya tarif air pam (PDAM), jika tidak menggunakan air bagaimana dengan kebutuhan kami sehari-hari, kami ini merasa di susahkan apalagi belum dinaikan saja sudah sulit membayar apalagi dinaikan begini". Ungkap Rustam Niati.
Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Boalemo Djafar Latip Kilo berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo baik Eksekutif maupun Legislatif agar menseriusi hal ini, karena Pemuda Pancasila Kabupaten Boalemo akan menjadi garda terdepan dalam mengawal kenaikan tarif PDAM tersebut.
Penulis : Izan


