Suaraindonesia1, Pohuwato - Tenaga Kesehatan (Nakes), adalah prioritas utama yang akan menerima penyuntikan Vaksin Covid-19, di Kabupaten Pohuwato.
Saat diwawancarai Suaraindonesia1.com, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Syahrawati Abas, mengatakan karena para Nakes adalah orang yang paling rentan tertular Covid-19.
"Tenaga Kesehatan menjadi Prioritas karena mereka dalam pekerjaannya sehari-hari, selalu berhadapan langsung dengan banyak orang," ujar Dr. Syahrawati Abas, Jumat (05/02).
Terkait adanya isu, ada para Nakes yang enggan di Vaksin, dirinya menjelaskan memang ada, namun setelah melihat pencanangan Vaksin Covid-19, yang dibuka langsung oleh Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga, para Dokter dan Nakes jadi berbondong-bondong ingin di Vaksin.
"Vaksinasi perdana kepada Bupati, serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), saat Pencanangan Vaksin kemarin di Rumah Sakit Bumi Panua, membawa euforia sendiri," ungkap Dr. Syahrawati Abas.
"Sebelumnya ada beberapa dokter yang menolak tapi semua berubah, bahkan ada yang bertanya kenapa saya tidak masuk dalam daftar. Akhirnya dengan sendiri mereka mau divaksin," jelas Dr. Syahrawati Abas.
Untuk Vaksinasi hari pertama berjumlah 288 orang atau sudah 25,07 persen, dari total target 1149. Nantinya, semua diharapkan selesai pada akhir Februari, dan setelahnya akan di lakukan tahap kedua.
"Harapan saya sebelum tanggal 10 itu untuk tahap pertama. Kalau kita berhitung dari tanggal 10, maka maksimalnya adalah 14 hari. Berarti tanggal 24 tahap kedua. Untuk sisa akhir di bulan februari Itu kita akan pakai kepada yang tahap susulan," pungkas Dr. syahrawanti Abbas.
Sebelumnya, pada Kamis (04/02), Bupati Pohuwato bersama unsur Forkopimda, melakukan Vaksinasi perdana di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Bumi Panua.
Abd. Azis





