Suaraindonesia1 - ISMAIL HAJARATI, KONSISTEN MEMBANGUN, CANANGKAN DESA APITALAWO JADI KAMPUNG RELIGI BERNUANSA ISLAM BUTUH JALAN ASPAL

Kepala Desa Apitalawo Ismail Hajarati bersama stafnya.
(Foto Tim Skrin Risman) 


Paguyaman, Suara Indonesia 1 Com.
Sesuai hasil investigasi Tim Jurnalistour wartawan keliling dengan motor dari berbagai pelosok sampai Daerah terpencil di provinsi Gorontalo, berikut ini
Kepala Desa Apitalawo Ismail  Hajarati tegaskan sejak Bulan Januari 2018 ia dilantik menjadi Kepala Desa dan oleh karena berawal dari niat demi untuk membangun desanya, utamanya demi peningkatan ekonomi rakyat serta kesejahteraan dan keselamatan Rakyat dalam mengamalkan Agama Islam, serta semata mata hanya mengharapkan Ridho Allah SWT.
Nampak wartawan  penjelajah Daerah terpencil berada di jalan rusak di Puncak gunung Desa Apitalawo.
 (Foto Tim Skri Risman). 



 Sehingga meskipun Ismail Hajarati baru seumur jagung dipercayakan untuk memimpin Desa, namun kini ia konsisten giat membangun Desa Apitalawo contoh, kini ia telah melakukan barbagai terbosan program  pembangunan yang kini mulai nampak utamanya akan menjadikan pengembangan Desa Apitalawo dirintis untuk menjadi Kampung Religi yaitu pengembangan Pantai Wisata yang bernuansa Islam sesuai rencana akan dicanangkan Tahun ini menjelang awal Bulan Puasa yang diawali dengan gerakan pemasangan terowongan Lampu Tumbilotohe disepanjang jalan rumah rumah penduduk utamanya disekitar pusat Desa dan Pembangunan Menara Mesjid Al gadaria setinggi 16 meter ini dilakukan, mengembalikan sejarah dulu bahwa yang pertama kali pemasangan terowongan lampu dulu yang pertama kali terjadi dari Dusun Leyanga  Desa Apitalawo yang ketika itu terjadi pada Tahun 2003 yang dekak Desa Apitalawi mekar dari Desa Lito yang kemudian di ikuti oleh masyarakat Paguyaman Pantai pada umumnya. 
Lebih lanjut Kades Ismail Hajarati menjelaskan, bahwa Desa Apitalawo terbagi tiga Dusun dan dalam rangka untuk memperlsncar pelayanan, dibantu oleh tiga kepala Dusun yaitu Kadus Leyanga Azis Mahmud Uno, Kadus Tumba Haris A Reza, Kadus Batujajar Suaib Amrain dan selaku pejabat pembuat komitmen PPK penanggung jawab pengelolah dan pengendali kelancaran pelayanan kepada  masyarakat, dikoordinir oleh Sekdes Rusman Hanapi,  kemudian dibantu kepala yang dibantu kepala seksi dan kaur ksur yang terdiri dari Kasie Pemerintahan Yulin Usman, Kasie Kesra Andris Hadi, Bidang Keagamaan untuk membangun menara Mesjid Jami Al Qadaria, setinggi 16 Meter Kasie Pelayanan Robin Hadi, Kaur umum Yusran Hanapi, Kaur keuangan/Bendahara Marten Yatu S Ap, Kaur Perencanaan Rustam Palu dan selalu dalam pengawasan BPD yaitu Ketua BPD Girwan Ali, ketua LPM Abdul Wahab Hanapi. Sejak 2018 dilantik sudah berbagai keberhasilan yang telah sukses dibangun. Desa Apitalawo memiliki Penduduk 260 KK, 870an jiwa dan kepercayaan Mayoritas Islam.(Tim Skri Risman)