Suaraindonesia1 - Masyarakat desa Ramadana keluhkan Dana BLT .



SUMBA TAMBOLAKA,SUARAINDONESIA1
Kepala desa ramadana kembali diadukan di PMD dan Inspektorat Kab SBD .

Tambolaka  , Sejumlah masyarakat desa Ramadana kecamatan Loura kabupaten Sumba Barat Daya provinsi NTT selaku penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai ( BLTD ) tahun anggaran 2020 pada 1 maret 2021 kembali datangi kantor dinas PMD dan ruang Inspektorat kabupaten Sumba Barat Daya provinsi Nusa Tenggara Timur .
Masyarakat  Desa Rama Dana Mengadu di Ruang  Inpektorat Kab  SBD




Kedatangan sejumlah masyarakat desa ramadana adalah mempertanyakan kepada kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk kejelasan aturan tentang penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai di desa ramadana pada 249 penerima hak BLT , dan masyarakat meminta kepala Inspektorat kabupaten Sumba Barat Daya agar memeriksa Stefanus Ama Nunu selaku kepala desa ramadana yang telah melakukan penyaluran dengan tidak semestinya .

Kedatangan sejumlah masyarakat penerima manfaat dari desa ramadana yang tidak merasakan sentuhan bantuan khususnya tahap 2-3 sesuai yang di jelaskan empat orang pengadu juga meminta kepala dinas PMD kabupaten Sumba Barat Daya untuk menjelaskan regulasi terkait perangkat desa ramadana yang jalankan tugas pemerintahannya tidak sesuai dengan aturan atau mekanisme yang semestinya .

Dominggus Bulla selaku kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa yang di temui awak media di ruang kerjanya 1 maret 2021 terkait dengan perangkat desa yang tidak memenuhi sarat menjelaskan bahwa sebelum calon perangkat mencalonkan diri dan mendaftar tentunya kepala desa harus mengumumkan agar calon memiliki dokumen pencalonan dan melakukan seleksi , tetapi karena mengingat dengan aturan yang ada apa lagi saat ini perangkat desa ramadana tidak memenuhi persayaratan saya akan panggil kepala desa untuk klarifikasi dan manakala perangkat itu tidak memenuhi sarat maka kepala desa berhak memberhentikan dan kepala desa dapat melakukan penjaringan ulang siapa yang layak , juga terkait dengan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai yang tidak semestinya manakala terkuak itu sangat beresiko , ungkapnya mengakhiri .

Empat orang pengadu dari desa ramadana yang di mintai keterangan oleh awak media terkait persoalan desa Rama dana mentutrkan bahwa persoalan tersebut bermoduskan tentang dugaan adanya perangkat desa yang dilantik namun yang menjalankan tugasnya adalah orang lain .Persoalan berikut yang dipertanyakan adalah bermoduskan uang BLT yang tidak tersalur dengan semestinya .

Dari sejumlah masyarakat yang mempertanyakan kejelasan tersebut khususnya di ruang Irwilkab dan menemui langsung Robi Setiawan selaku anggota tim pemeriksa dan Lodowik L Raya selaku pembantu Inspektorat pada suasana aman dan tertib tidak menimbulkan keributan .

Lodowik Lodo Raya selaku pembantu Inspektorat yang di dampingi oleh Robi Setiawan selaku anggota tim pemeriksa menjelaskan bahwa terkait dengan pengaduan masyarakat desa ramadana kecamatan loura tentang uang Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) maupun tidak jelasnya perangkat desa di desa ramadana kami siap terima dan kami akan panggil kepala desa untuk  mengklarifikasi persoalan  . Namun secara aturan berhubung surat tembusan sudah ada di Polres Sumba Barat Daya , kami hanya menunggu permintaan  Kapolres untuk mengaudit dan juga kami menunggu perintah Bupati untuk melakukan pemeriksaan , ungkap Lodowik ,TIBO