Suaraindonesia1 - CUACA EKSTRIM DENGAN CURAH HUJAN YANG TINGGI MENGAKIBATKAN BANJIR BESAR DAN MELUAP KE PEMUKIMAN WARGA.



SUARAINDONESIA1.COM.

Sumba Timur NTT.

Warga yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai di Kelurahan Lambanapu Kecamatan Kambera   Kabupaten Sumba Timur NTT, terpaksa mengungsi karena rumah  mereka di genangi banjir bahkan ada beberapa rumah yang hanyut terbawa arus air, ini akibat hujan yang dari kemarin sampai hari ini belum berhenti.(04/04/2021)

Masing - masing warga berusaha mengungsi di tempat   yang lebih tinggi seperti di gedung Kantor Kelurahan Lambanapu dan gedung sekolah SMA 01 Kambera  yang kebetulan lokasinya berada di atas bukit.

Warga RT 001, RW 001 Kelurahan Lambanapu Kec Kambera, Nurwati (mama Joi) Salah satu korban  yang di temui mengatakan kami terpaksa kami mengungsi di rumah kerabat karena rumah kami sudah terendam hampir sebatas leher orang dewasa, kami hanya bisa selamatkan barang - barang yang ringan karena arus airnya semakin lama semakin deras. 

Di tanya tentang tindakan dari pemerintah setempat dalam menyikapi situasi tersebut,  paling tidak memfasilitasi warga tentang bantuan angkutan barang - barang warga ke tempat pengungsian, ia mengatakan sejauh ini kami masih belum lihat ada petugas hanya dari pihak kepolisian yang kami lihat melintas dan memberi pengumuman agar warga tidak terlalu mendekat di lokasi arus air, dan untuk tindakan bagaimana agar mencarikan tempat - tempat pengungsian sementara kami belum ada, katanya.

Dan mirisnya lagi di lokasi banjir tersebut ada dua keluarga yang sedang mengalami kedukaan Kematian dan karena situasi ini terpaksa mayat di pindahkan oleh keluarga ke rumah warga yang lain yang   tidak berdampak.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dan kerugian material juga kami belum bisa sampaikan karena situasinya masing sangat berbahaya kami belum bisa mengambil data realnya.

Bendungan Kambaniru yang adalah fasilitas kembanggaan warga  seKecamatan Kambera untuk Pertanian, kini putus di bagian besi jembatan atas bantalan bendungan dan juga Jembatan Gantung Aibara sebagai fasilitas penghubung warga Lambanapu dan sekitarnya dengan warga Mauliru nyaris putus karna sebagian tali sling sebagai penyeimbangnya sudah putus, kata warga setempat.

Beruntung musibah ini terjadi siang hari sehingga sejauh dari hasil pantauan kami belum ada korban jiwa.

Liputan Y. Konda.