Suaraindonesia1 - Inspektorat Serius Awasi Pengelolaan Dana Desa, Jangan Di Jadikan Sebuah Televisi Kadesnya Yang Pegang Remot



Dinjo Kobang.SuaraIndinesia1
 Inspektur Kabupaten  Sumba barat daya  sudah di beri kepercayaan oleh Undang-Undang   menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius pada pelaksanaan pengelolaan dana desa. Hal itu dibuktikan dengan rencana pemeriksaan penggunaan anggaran di seluruh desa pada tahun 2018- 2020 ini. “Seperti tahun tahun sebelumnya , ada  obyek pemeriksaan untuk seluruh desa pada tahun ini. Ini komitmen untuk mengawal penggunaan dana desa sesuai regulasi yang ada.


Sekaligus menekan potensi pelanggaran hukum karena tindakan penyelewengan dan lainya,” katanya  penandatanganan Pakta Integritas pejabat struktural di lingkungan Inspektorat Kabupaten , Jangan sampai dalam Pengawasan Keuangan Negara   berupa Dana desa(DD dan juga keuangan Daerah seperti Alokasi Dana desa(ADD). pihak  tim audit  kami minta benar-benar  Prosudural dan sesuai mekanisme, dalam Pantauan Kami sebagai masyarakat,tim Inspektorat kabupaten Sumba barat daya ketika turun di desa bukan datang Priksa Fisik  tapi yang kami lihat Tim Inspektorat hanya  datang bertamu di Rumah kepala desa yang jadi pertanyaan kami Kenapa tim Audit tidak.gunakan kantor desa padahal tujuan bangun kantor desa yah untuk pelayanan publik dan setiap tamu kabupaten yang datang harus terima di kantor Desa jelas ALumini hukum dari UNKRIS KUPANG ANGKATAN Tahun 013 silam

Pernyataan ini di sampaikan Hernanso Dale,SH.
Yang mewakili  Warga masyarakat desa Dinjo

Diterangkan lebih rinci, pada tahun ini pihak Inspektorat berencana melakukan pemeriksaan penggunaan anggaran d Penggunaan Dana desa obyek. Selain  desa, juga akan diperiksa berharap pengelola keuangannya untuk mematuhi peraturan yang ada. Sehingga dapat ditekan jumlah  pelanggaran penggunaan dana anggaran. Jelas  Alumni UNKRIS kupang

Disinggung tentang pelanggaran penggunaan dana desa, dia mengaku ada dua aduan di dua dusun yang telah masuk dan ditelinga  Pemerintah Desa Dinjo.  Masa Kepemimpinan Martinus Maru gheda selama dua Priode Namun enggan menyebutkan nama kedua  dusun   itu. “Sedang kami dalami dan semoga tidak terjadi penyelewengan. Kemungkinan hanya kesalahan administrasi karena pelaksana tidak memahami regulasi yang ada,” katanya. Pihaknya juga telah menyiapkan tim khusus untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran peraturan dalam pemanfaatan dana desa.

Hernanso  menghargai langkah inspektorat untuk terus menjalakan tugas pengawasan ditengah keterbatasan   . Kebijakan untuk memilih obyek pemeriksaan secara selektif patut dipuji untuk mensiasati minimnya dana anggaran. “Lebih dari Rp miliar dana daerah tersedot untuk biaya Pilbup tahun ini. Saya harapkan Inspektorat tetap menjalankan tugas pengawasannya dengan baik meskipun   terbatas,” katanya.

Hermanso Dale juga menghargai rencana prioritas inspektorat melakukan pemeriksaan penggunaan dana desa di seluruh desa. Menurutnya, pengelolaan dana desa perlu terus dikawal agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.(*/tibo)