BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Oknum Ketua Gapoktan Angon Saka Pekon Kota Agung Lenyapkan Dana Bantuan PUPM




SuaraIndonesia1

Kota Agung--- Berawal dari kisruhnya para anggota kelompok tani  Angon Saka Pekon Kota Agung, kecamatan kota agung. Menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat pekon kotaagung perihal Dana Bantuan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat ( PUPM) yang diduga telah habis dimakan oleh ketua Gapoktan Ismail. Kamis 09/09/2021.


Ketika awak media ini mengkonfirmasi langsung kepada ketua kelompok tani Angon Saka yaitu Bp Ismail pada hari Rabu 08 September 2021 kemarin, beliau membenarkan bahwa dirinya sebagai ketua Gapoktan Angon Saka Pekon Kota Agung, dan membenarkan bahwa mereka telah mendapatkan bantuan modal PUPM pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp 100.000.000.00(sertus juta rupiah) untuk modal usaha dan Rp 60.000.000.00(enam puluh juta rupiah) untuk operasional.


Namun ketika awak media menanyakan apakah Gapoktan yang dia pimpin sekarang makin maju dan berkembang serta mandiri, Ismail justru menjawab bahwa Dana Bantuan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) itu sudah habis, hanya sisa Rp 10.000.000.00(sepuluh juta) yang ada di rekening dan Rp 30.000.000.00(tiga puluh juta) masih dihutang oleh bapak Geber selaku penyedia dan mitra kami. 


"Masalah bantuan modal PUPM itu saya rugi bang, uangnya habis hanya tinggal sepuluh juta yang ada di rekening, dan tiga puluh juta masih dihutang oleh bapak Geber, kan dia penyedia gabah, dan yg memproduksi sampai jadi beras." Ungkap Ismail.


Ditempat yang berbeda bapak Geber menjelaskan bahwa saya hanya upahan, upah jemur padi,upah giling,dan pengepakan.tidak lebih dari itu.


"Saya hanya upahan, upah jemur sepuluh ribu per kwintalnya, upah jait karung lima ratus rupiah perkarung, kalau upah giling ya pakai bawon"jelas Geber.


Pada sesi lain KUPT kota agung pusat yakni Bp Irsan menjelaskan bahwa memang program PUPM itu saya tau tetapi waktu itu saya belum menjabat sebagai KUPT. Jadi persisnya saya kurang tahu, namun memang pernah kami rapat di rumah ketua Gapoktan Ismail pada waktu itu, tetapi belum ada kejelasan tentang pertanggungjawaban dana bantuan tersebut.


"Oh ya bang, benar kok Ismail itu memang pernah dapat bantuan modal PUPM,tapi bagaimana dan seperti apa saya tidak tahu, karena waktu itu saya belum menjabat KUPT, yang saya ingat kami pernah kumpul di rumah Ismail untuk meminta keterangan, namun sampai saat ini belum ada kejelasan tentang pertanggungjawaban dana bantuan tersebut" jelasnya.


Ketika awak media mencoba comfirmasi ke Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Tanggamus, namun nihil jawaban karena Kadis sedang keluar dan kabid pun sama. (Yuliar).

« PREV
NEXT »