POLRES YAHUKIMO AMANKAN 52 TERDUGA PELAKU TERKAIT PENYERANGAN TERHADAP MASYARAKAT SUKU YALI DI KABUPATEN YAHUKIMO




Pewarta;Rahman .p

Jayapura-suaraindonesia1.com

Pada hari Minggu tanggal 03 Oktober 2021, Pukul 12.45 Wit bertempat di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, telah terjadi aksi penyerangan terhadap Masyarakat Suku Yali oleh kelompok masyarakat dari suku kimyal.


Kronologis kejadian:

Pada hari dan tanggal tersebut diatas, Pukul 12.45 Wit, Massa Suku Kimyal yang dipimpin Kepala suku umum Kimyal Morome Keya Busup, dengan menggunakan 2 unit mobil minibus membawa alat tajam berupa busur panah dan parang mendatangi masyarakat suku yali dan melakukan penyerangan


Pukul 12.50 wit, personel Polres mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat suku yali sehingga Personil Polres Yahukimo berjumlah 20 (dua puluh) personil, dipimpin oleh Kasat intelkam AKP I Nengah S Gapar, S.Sos menuju ke TKP untuk menghalau aksi massa.


Pukul 13.00 Wit, Kelompok massa tersebut berhasil dihalau kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan 2 Unit Mini Bus menuju ke Komplek Suku Yali di perumahan masyarakat komplek telkomsel.


Pukul 13.20 Wit, Kelompok massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat suku Yali yang berada di Hotel Nuri dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel.


Pukul 13.30 Wit, Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana, S.E SH bersama 20 (dua puluh) personil gabungan menuju ke Hotel Nuri dan dilanjutkan ke komplek masyarakat suku Yali yang berada di komplek telkomsel untuk menghalau massa.


Pukul 13.35 Wit, Kelompok masyarakat yang dihalau bergerak melalui jalan setapak di belakang barak pemda lama Jalan Jenderal Sudirman, menuju komplek Sekla Jalan Gunung dan melakukan aksi pembakaran terhadap beberapa rumah milik masyarakat dari suku Yali.


Pukul 13.40 Wit, Kapolres bersama bersama Personel gabungan TNI-Polri bergerak dari Hotel Nuri menuju ke komplek sekla untuk membubarkan kelompok massa yang melakukan aksi pembakaran.


Pukul 14.00 Wit, massa aksi berhasil di halau sehingga Kapolres bersama personil gabungan melakukan evakuasi terhadap korban ke RSUD Dekai.


Pukul 14.30 Wit, Personil gabungan TNI-Polri melakukan pengaman pada objek vital diantaranya Kantor Bupati Yahukimo, Kantor DPRD Yahukimo dan Gedung Perkantoran Lainnya.


Identitas Pelaku:

- Masyarakat Suku Kimyal


Identitas korban meninggal dunia:

- Yaset Yahuli


Identitas Korban luka:

1. Selina sobolim, (40) Perempuan, warga Jalan Gunung  (terkena panah di pinggang kanan);

2. Yusuf Mulama,  Laki-laki, warga jalan gunung (terkena panah Pada Hidung tembus kanan kiri);

3. Hosea sobolim, (40) Laki-laki, Warga jalan jenderal sudirman km2 (terkena panah pada  punggung belakang);

4. Anes Sobolim, (45) Laki-laki, warga Jalan Gunung (terkena lemparan batu);

5. Dekius Kobak, (30) Laki-laki, warga jalan kurima (terkena panah pada bagian punggung);

6. Atius Balingga (45) Laki-laki, warga Jalan Gunung, (terkena anak  panah pungung belakang);

7. Kiname Kobak, (47) Laki-laki, warga Jalan Gunung, (terkena anak panah pada bagian punggung belakang);

8. Hengki Mohi, (50), Laki-laki, warga Jalan Gunung (terkena anak panah bagian punggung belakang dan tangan kanan);

9. Darius Kobak, (35), Laki-laki, Warga jalan gunung, (terkena anak panah bagian punggung belakang);

10. Maus Payage, (30), Laki-laki, warga  jalan gunung (terkena anak panah bagian punggung).


Barang bukti yang diamankan:

- 1 (satu) unit Mini Bus yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi penyerangan.


Langkah-langkah Kepolisian:

Mendatangi TKP, mengamankan TKP, Melakukan evakuasi terhadap masyarakat dari Suku Yali yang menjadi korban aksi penyerangan ke RSUD Dekai, melakukan pendekataan terhadap para tokoh, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus ini telah ditangani oleh Polres Yahukimo.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan pasca aksi tersebut, Polres Yahukimo berhasil mengamankan 52 orang yang diduga sebagai pelaku. Saat ini ke 52 orang tersebut dalam pemeriksaan intensif Penyidik Polres Yahukimo. 


Aksi penyerangan tersebut terjadi terkait berita duka yang di terima oleh masyarakat Suku Kimyal atas meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup M.A.


Saat ini Masyarakat masih mengamankan diri di Mako Polres Yahukimo. Personil gabungan TNI dan Polri saat masih masih terus melakukan patroli dan penjagaaan di titik - titik berkumpulnya masa untuk mencegah terjadi hal- hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Yahukimo.



Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita berita yang belum jelas sumbernya. Mari kita bijak dalam setiap menerima informasi dan mari kita bersama sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Yahukimo agar tetap aman dan kondusif.