Polisi Kawal Aksi Demo Damai Mahasiswa Nduga Terkait Kasus Mutilasi Timika di Kabupaten Jayawijaya






Redaksi:Rahman.P


Jayawijaya- Kepolisian Resor Jayawijaya amankan aksi demo oleh Mahasiswa Nduga terkait kasus Mutilasi 4 warga sipil di Kabupaten Mimika yang bertempat di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya, Senin (19/09).


Hadir dalam kegiatan antara lain Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu, S.H, S.I.K, M.H, Danyon Gas Brimob Nusantara Resimen II Pelopor AKBP Alex Tobing, S.I.K, Wakapolres Jayawijaya Kompol Ferdinand B. Masawet, S.H, S.I.K, dan seluruh Personel Polres Jayawijaya, Satgas Preventif Ops Damai Cartenz dan Brimob Yon D Wamena.


Kapolres Jayawijaya saat dikonfirmasi mengatakan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Nduga sebanyak 150 massa aksi yang dikawal oleh personel sebanyak 375 Anggota yang terdiri dari Personel Polres Jayawijaya, Personel Satgas Preventif Ops Damai Cartenz Wilayah Jayawijaya dan Personel Brimob Yon D Wamena.


"Pelaksanaan Aspirasi oleh Mahasiswa Nduga dimulai dari Pasar Sinakma yang dilanjutkan long march sepanjang Jalan Yos Sudarso Wamena hingga Halaman Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya dimana secara pelaksanaan berlangsung aman dan kondusif," ujar Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres mengatakan tujuan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa Nduga adalah menuntu dan meminta keadilan secara terbuka terhadap pelaku tindak pidana kasus mutilasi di Kabupaten Mimika


"Massa melakukan aksi Long March dari pasar Sinakma sejak pukul 09.30 WIT dan tiba di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya pada pukul 10.00 WIT dan menyampaikan aksi ditempat," ungkap Kapolres Jayawijaya.


Korlap Aksi Massa Mahasiswa Nduga Wendalinus Murib meminta kepada DPRD Kab. Jayawijaya untuk meneruskan apirasinya ke jenjang yang lebih tinggi.


"Selain itu, Kami meminta kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dan Panglima TNI untuk mengungkap secara transparan kasus mutilasi tersebut kepada masyarakat khususnya yang ada di Wilayah Pegunungan Papua," Ujar Wendalinus Murib


Setelah melakukan pernyataan sikap secara lisan di depan Perwakilan DPRD Kabupaten Jayawijaya, Mahasiswa memberikan pernyataan secara tertulis kepada Bapak Nikko Kosay selaku Wakil Ketua I DPRD Kab. Jayawijaya untuk diteruskan ke jenjang yang lebih tinggi.


Pelaksanaan penyampaian aspirasi oleh Mahasiswa Nduga yang menuntut agar para pelaku pembunuhan dan mutilasi di Timika berjalan dengan aman dan kondusif.(Ann)


Jayapura, 19 September 2022

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua