Ketua DPRD Yapen Yohanes G. Raubaba Menghadiri Kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting.





Yapen-Suaraindonesia1. com.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kepulauan Yapen, Yohanes G. Raubaba, S. Sos telah menghadiri kegiatan aksi 3 rebook sunting yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana di gedung Silas papare Serui, Rabu, (21/06/2023)


Turut hadir PJ Bupati Yapen Cyfrianus Mambai bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Yapen dan tamu undangan lainnya.



Masalah Stunting dan kekurangan gizi saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dan daerah. Hal itu karena Stunting dan kekurangan gizi rentang terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.


Selain berisiko menghambat pertumbuhan fisik, stunting juga memiliki efek domino lain seperti menjadikan anak rentang terhadap penyakit dan menyebabkan hambatan perkembangan kognitif yang selanjutnya berpengaruh pada tingkat kecerdasan serta produktivitas anak di masa depan.



faktor penyebabnya multikompleks. Beberapa diantaranya seperti pola asuh yang kurang optimal, kurangnya pengetahuan orang tua tentang kesehatan serta kurangnya asupan gizi selama kehamilan.


Hasil penelitian memberikan fakta bahwa 6 dari 10 anak usia 0-6 bulan yang tidak mendapatkan ASI eksklusif sangat rentang stunting.


Selain itu fakta lain menunjukkan 2 dari 3 anak usia 6-24 bulan yang tidak mendapatkan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) juga rentang stunting.


Ketua DPRD Yapen, Yohanes G. Raubaba menjelaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan stunting memerlukan keterlibatan multisektor secara terpadu.


“Stunting adalah proses yang kompleks. untuk mengatasinya kita harus membuat perencanaan dan auction yang terukur, terpadu dan berkelanjutan”ujar Ketua DPRD Yapen, Yohanes G. Raubaba kepada wartawan.


Selanjutnya komitmen percepatan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen diperkuat dengan membuat rencana program/kegiatan bersama


“terima kasih kegiatan ini sangat baik untuk menyiapkan generasi bebas stunting di masa-masa yang akan datang”tambahnya


Di akhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama dalam pencegahan dan penanggulangan stunting yang ditandatangani oleh PJ Bupati Yapen dan OPD terkait.

Jurnalis: Mochtar