BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Sebelum Terpilih Jadi Kepala Desa Besi Bubukpun Tidak Sanggup Beli, Setelah Terpilih dan Terlantik Jadi Kepala Desa Langsung Beli Mobil Metik Mewah




Panenggo Edde, Suaraindonesia1 - Salah Satu kepala Desa di Desa Panenggo Edde, yang bernama Marten Mete,,sudah Bagaya dengan Mobil mewah,Masyarakat Menduga itu Mobil Hasil dari Dana Desa!


Tidak terima di Publikasikan Oleh Wartwan  Marehen Mete,Kepala Desa di Desa Panenggo Edde,Kecamatan Kodi Balaghar,Kabupatwn Sumba barat daya,


Kades Panenggo Ede Menyentuh Wartwan Kurang Ajar,


Terkait Laporan Masyarakat Desa Panggo Edde, adanya dugaan Karupsi  Keuangan Dana Desa(DD),yang di peruntukan pekerjaan Jalan Buat Masyarakat



Sehingga pihak Media Menggali informasi dan Memantau Jalan Perkerasan  yang di Kerjakan Oleh Marthen Mete, tepatny di wilayah Dusun III Desa Panenggo Edde 


Dan Sesuai Informasi  Jalan Perkerasan ia Menelan Dana Ratusan Jutaan Rupiah



Tapi hasil Pekerjaan Jalan tidak sesuai dengan Anggaran yang ada


Dalam.pantauan  Media terdapat Jalan  tiga unit Deker Mini yang di Rehap dengan Anggaran tidak Sesuai dengan hasil Fisiknya


 Sehingga Wartwan MenelponnMarthen Mete,Untuk di konfirmasi tapi kades beralasan saya masih sibuk jawabnya


Sampai Wartwan Publikasikan sesuai hasil Pantauan Lapangan dan Berdasarkan Sumber Pengakuan Masyarakatnya di desa Panenggo Edde



Tepatnya 

Pada Malam  ini  Senin  18/9/2023, Pukul 23:35 WITA,Kepala Desa Panenggo Edde,Marten Mete,Ia Menelpon Wartwan Suaraindonesia 1Online


Ketika Marthen Mete,Selaku Kepala Desa di Desa Panenggo Ede, Menelpon Wartwan Dengan Nada Meradang.


Menurutnya Fabi ini dengan Kepala Desa Panenggo Edde,Kau Muat Berita dari Mana tanya Marthen Mete  kepada Wartwan Suaraindonesia 1.Online


Lanjutnya kau dapat berita darimana  itu ?  Kau Wartwan Kurang Ajar Sebutnya Dengan Nada Meradang dalam Via telepohonnya.


Atas Ungkapan tak bermoral  yang dilontarkan  Oleh Kades itu Beberapa Sarjana Bahasa Indonesia Alumni Unflor,Menilai Kades  bicara tak  Punya Saraf Malu  dan Menurut kami Yang Belajar tentang Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa ,Kami Menilai belum bisa jadi Kepala Desa di Desa Panenggo Edde kata Mereka


Sudah krisis Moral ,Masih Bagaya preman dan sungguh Memalukan  


Menurutnya Marthen Mete belum Layak jadi Pemimpin  Publik,Kami.pertegaskan lagi Pihak Dinas PMD dan Kepala Inspektorat Perlu Menelusuri Itu Jalan yang di Duga ada Tidak sesuai  ungkap beberapa Alumni Unflor  dalam perbincangan lewat Via Telephon,Liputan Tibo Suaraindonesia1Online)

« PREV
NEXT »