Pengadaan Bantuan Sapi 15 Ekor di Desa Karang Indah Diduga Keras Korupsi terstruktur, Kades Hermanus di Minta Bersihkan Batin persiapan Bulan Kelahiran Penyelamat Manusia




Karang Indah,Suaraindonesia1. Pengadaan hewan ternak sapi di Desa Karang Indah , Kecamatan Kodi Balgahar, Kabupaten Sumba.barat daya,Propinsi NTT dipersoalkan. Pasalnya, anggaran Dana Desa (DD) tahun 2023 yang dikhususkan kepada pemberdayaan masyarakat ini diduga ada penyelewengan anggaran.


“ menurut Hasil  Musyawara  Perencanaan Pembangunan Desa Karang indah di tahun 2022 Silam


Yang di hadir Masyrakat Desa Karang indah  Sudah Merumuskan Beberapa Program Pembangunan Desa yang pro Rakyat

Sehingga Menghasilkan Sebuah Perencanaan atau Keputusan sehingga Masuk Program proritas Pertama yang biasa di Sebut P1- ada  Pengadaan  ternak Sapi untuk tahu 2023 



Sudah masuk P1 Program Pengadaan ternak  Sapi sebanyak 15 Ekor, 


Yang bersumber dari Dana Desa tahun Anggaran 2023 


Setelah berjalannya Waktu  dari Januari -Desember 2023 Anggaran Pembelanjaan  sapi tidak pernah di singgung lagi 


Masa jabatan Hermanus Hona Mone ,selaku Kepala Desa Karang Indah 


Kepala Desa Hona Mone ,Setiap saat tiada waktu tidak sibuk main Keluar tiap hari tanpa ada tujuan  ungkap warga masyarakat dengan Nada Kesal,”  sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.


Menurtnya Saat Bendahara Desa Karang Indah lewat WhatsApp mengatakan  sudah mencairakn  Pemberdayaan ternak  dana lewat Hermanus Hona Mone,dan kalau soal barang ada dimana?, dirinya kurang tahu. Jelas Sumber 


“Tapi yang pergi cek barang itu Pak Sekdes, karena dia yang lumayan mengerti soal kesehatan dan kondisi sapi om, saya bagian bayar saja om sesuai permintaan,” jelas Bendahara . Ketika Kami  Komonikasi.Lewat.Via What's Appnya beberapa bulan Lalu Ungkapnya


Melalui anggaran Dana Desa Pemerintah Desa Karang Indah  menganggarkan pengadaan sapi sebanyak 15 ekor dengan rincian anggaran Rp  13-15 juta per ekornya. Namun, yang paling fatal pengadaan sapi itu diduga Korupsi  dan diduga dipihak Pemerintah desa Oleh Hermanus  tandas sumber dengan penuh Kecewa.


Beberapa Tokoh Masyrakat Desa Karang Indah   yang di Mintai tanggapan  oleh Media ini ia menegaskan, kalau memang benar pengadaan sapi itu Sebanyak 15 Ekor oleh Kepala Desa, maka ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Hukum Polres Sumba barat daya  untuk memeriksa siapa Dalang yang Menggelapkan keuangan Negara? .


“Jangan sampai memang tak sesuai dengan patokan harga  dengan sapi yang diterima warga,” tegasnnya.


Tokoh Masyrakat  juga Ia Menduga Anggaran Pembelanjaan ternak sapi jangan sampai Kedes Hermanus Pakai Belanja Barang Mewah seperti Mobil yang ia gunakan Uang dari Mana? Kunci ya ada di tangan Penegak hukum yang bisa Menelesuri 


Masa, baru Jabat kepala Desa Langsung Punya Mobil,Memangnya kepala Desa Hermanus Hona Mone,Berapa Penghasilan dan dari Mana ia Memperoleh Harta sampa bermewah-mewahan  ?


Menurut  tokoh Masyrakat ia Menilai Hermanus Hono Mone Sebagai Pejabat publik sudah Melanggar Sumpah pada saat pengambilan Sumpah Jabatan Kepala desa.


Disitu ada Pengadaan dalam Pengambilan Sumpah bahwa Yang di dahulukan Kepentingan Umum baru Urus Kepentingan Pribadi.


Jadi saya sebagai ketokohan ini,Lewat Kesempatan Sebelum Tanggal 25Desember Kades Hermanus tolong Bersihkan diri,Karena Merupakan akhir dari Segalanya tandas tokoh.Masyrakat,(Liputan Tibo Suaraindonesia1Online).