Satuan Tugas Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Kabupaten Sumba Barat Daya Tertibkan Sejumlah Penjual Sepanjang Pinggir Badan Jalan Utama .




Tambolaka,Suaraindonesia1 - Guna menindaklanjuti pengaduan dari dinas perdagangan tingkat kabupaten Sumba Barat Daya kaitan dengan tata ruang kota , tertanggal 12 Januari 2024 sejumlah satuan tugas Polisi pamong praja kembali siaga disepanjang hamparan pinggir badan jalan utama kota tambolaka jalur utama arah waikelo .


Siaga penertiban sejumlah sat Pol.PP adalah menertibkan serta mengamankan segala bentuk tempat jualan mulai dari penjual ikan basah/mentah hinggah para  penjual sayur yang hampir memadati sepanjang pinggir badan jalan utama lebih khusus di depan pasar lama radamata yang ada di jantung ibu kota tambolaka .


Penertiban tersebut dipimpin langsung oleh ibu Regina Ege sebagai kepala bidang satuan tugas Polisi pamong praja tingkat kabupaten Sumba Barat Daya .


Berhubung kegiatan penertiban tersebut , Regina Ege yang dimintai tanggapannya oleh awak media Suara Indonesia di sela kegiatan menyampaikan bahwa hari ini tertanggal 12 januari 2024 kami meneriama pengaduan dari disperindag dimana bahwa ada begitu banyak pedagang yang marak dijalan utama arah waikelo serta menghambat lalulintas kemudian juga lingkungan perkotaan menjadi tidak nyaman dan sehat , ungkapnya .


Namun bukan hari ini saja berdasarkan aduan sehinggah kami siaga melakukan penertiban tetapi sesungguhnya kami satuan tugas Polisi pamong praja setiap hari ada dilapangan , Namun kesadaran dari masyarakat itu sendiri boleh dikatakan cukup membosankan juga untuk menegur setiap hari dengan kelakuan masyarakat yang sama terutama kaitan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan masih sangat rendah , tuturnya .


Ditambahkan pula kaitan dengan penertiban hari ini jika saat ini kami lakukan penertiban para penjual tidak beraktifitas , kemudian ketika kami usai penertiban dan kembali menunaikan tugas lain para penjual kembali melakukan ulah dan ini juga merupakan dilemah bagi kami satuan tugas Polisi pamong praja bahwa hari ini atau jam ini kita tertibkan sebentar ketika kami pulang para penjual kembali lagi berjualan pada sepanjang pinggir badan jalan utama dan saat ini juga kesiapan personel pol pp agak sedikit berkendara ( banpol yang baru belum diangkat kembali ) .


Juga kaitan dengan Barang Bukti ( BB ) seperti lapak atau tempat jualan yang sudah diamankan serta termuat didalam kendaraan Barang Bukti tersebut kami akan musnakan , dan kalau kami tidak musnakan maka para penjual akan berulah terus . 


Selain itu kami juga punya hati nurani dan inipun bukan baru satu dua hari tetapi kami sudah sekian lama berada atau bertugas dilapangan dan kamibsudah berusaha sedemikian rupa melakukan edukasi dengan carah halus maupun kasar dan karena kesadaran dari masyarakat itu sendiri semakin tidak diatasi tentunya kami juga merasa bosan dan hari ini sesuai aduan disperindak mau tidak mau kami siaga melaksanakan tugas dengan penertiban serta mengamankan semua tempat jualan guna menertibkan kota tambolaka dan SBD secarah umum tetap kami berada dilapangan serta apa yang kami lakukan bukan untuk kami tetapi mungkin kota tambolaka kalau kita jaga bersama kebersihannya tentu yang merasakan adalah dampaknya adalah kita masyarakat , tutupnya 

(Eman Ledu  Media Suaraindonesia1).