Pupuk Bersubsidi Diwilayah Kecamatan Tabir Selatan Masih Banyak Beredar Tampa Legelitas Mohon pelaku nya Di Proses Secara Hukum.



SuaraIndonesia1 - Jambi, Diwilayah Hukum Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi,Desa Rawa Jaya

sekitar Jam 10 Wib 18 - 2 - 2024 Awak.Media Ini, secara Langsung Ada Melihat Pupuk Bersubsidi 7 "Karung" Isi 50kg  Dirumah Saudara Rohman Tampa Legelitas Yang Jelas. 



Menurut keterangan dari pak Rohman saat dikonfirmasi awak media Ini dikediamannya,terkait pupuk bersubsidi didapat debelinya dengan pak Zain slamet,yang beralamatkan di perumahan Transmigrasi Sua Karsa,Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin Jambi,dengan harga belinya sangatlah pantastis/ di atas harga enceran tertingi (HET)


sihingga harga  mencapai + - Rp 200,000,00(Lebih kurang dua ratus ribu rupiah) melebihi dari  HET yang telah ditentuka oleh pemerintah.



Selanjut nya Pak  Zain Slamet saat dikonfirmasi oleh media ini . melalui salura nomor whatsaap  telkomsel nya sedang berada di Puskesms Kecamatan Tabir selatan/Desa Muara Delang,metua nya sedang dirawat. 




Dan Zain Slamet  membenarkan bahwa pupuk subsidi jenis OREA sebanyak 7 karung ukuran berat per karung nya 50kg yang ada dirumah / gudang Toko pak Rohman betul didapat dibeli oleh pak rohman dari nya jawab nya kepada awak media ini. 



Senenar nya para petani untuk mendapatkan pupuk subsidi haruslah malaluia atutaran/mikanisme nya :1petani harus masuk dalam angggota kelompok tani yang berbadan hukum dan harus menebus pupuk subsidi dengan penyalur yang punya ijin lengkap dari pemerintah  melaluai RDKK (Renca daftar difinitif kebutuhan kelompok) tani 



Kalau Pak Rohman membeli pupuk bersubsidi jenis OREA kepada pak Zain slamet diduga benar-benar telah menyalahi aturan dan mengangkangi undang-undang tentang perlindungan Konsumen serta SKB3 mentri.



Diharapkan kepada pihak Aparat penegak hukum(APH) dan Komisi pengawas pupuk dan pestisida((KPPP) menindak secara tegas/memproses terhadap oknum yang berinisial zain Slamet yang di duga benar benar telah melawan hukum dan sehingga menimbulkan ada kerugian negara.





pewarta : Depi afrizal.