KABIT DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN SBD KEMBALI HADIR DITENGAH MASYAKAT DESA PERSIAPAN KARUNI SELATAN .





Langat - SuaraIndonesia1.com, Merujuk dari ayat 3 pasal 33 UU 1945 dimana Bumi tanah dan Air dan segala isinya adalah milik negara maka tertanggal 20 pebruari 2024 , Kepala bagian dinas pertanian dan  pangan kabupaten Sumba Barat Daya bersama koordinator PPL bersama staf dinas lakukan sosialisasi ditengah masyarakat desa persiapan Karuni Selatan .


Tujuan sosialisasi tersebut yang dipandu langsung oleh Yohanis P.K.M Tukan,Sp  di tengah sejumlah masyarakat pada dua kelompok adalah mematau lokasi yang akan di bor serta memastikan kesiapan masyarakat dalam membentuk kelompok serta partisipasi masyarakat seperti apa ketika kegiatan  pengeboran sumur  sudah terlaksana .


Kepala bagian dinas pertanian dan ketahanan pangan tingkat kabupaten Sumba Barat Daya , Yohanis P.K.M Tukan,Sp yang didampingi oleh koordinator PPL, Yakobus Bora Malo  dalam sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah tentang sumur bor dan semoga dengan adanya sumur bor ketika kami kunjungan bulan depan agar kesiapan kelompok dan partisipasi masyarakat  di karuni Selatan semakin mantap dalam menjemput bola kemudian juga kaitan dengan penyuluh dirinya berharap agar benar-benar melakukan pendampingan sehinggah apa yang didambakan oleh masyarakat dapat tercapai demi kesejahteraan , ungkapnya .


Di tambahkannya bahwa kehadirannya hari ini bersama staf dan salah satu konsultan sumur bor adalah melakukan peninjauan lokasi sumur bor yang akan di bor serta memantau kesiapan kelompok dalam hal ini apakah kelompok bersedia atau tidak . Dan dalam pengerjaan sumur bor nantinya disebutnya bahwa ada tiga tahapan yang dimulai dari pengeboran , pemasangan SolarSell dan pengerjaan bak penampung .


Dalam tiga tahap tersebut menurutnya untuk tahap pertama dilakukan pengeboran , tahap kedua pemasangan solarsel dan tahap terakhir adalah pengerjaan bak penampung sehinggah dalam pengeboran tahap satu diusahakan agar tidak terjadi persoalan dan terlebih kaitan dengan keuangan atau pagu dari sumur bor tersebut jangan disalahgunakan dan kalau sudah disalahgunakan maka pekerjaan tidak selesai serta merupakan temuan , kemudian kaitan pagu sumur bor tesebut menurutnya senilai 300 juta dan kelompok harus siapkan cap kelompok karena segala administrasi mulai dari buku rekening tentunya membutuhkan cap,karena keuangannya lewat bank .


Oleh sebab itu diharapkan dalam pengeboran benar-benar kita dapatkan air yang didambakan bersama , sebutnya .


Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh penjabat desa persiapan Karuni Selatan , Kristina Tako bersama sejumlah perangkat dan sejumlah anggota kelompok serta masyarakat desa persiapan ........Eman Ledu .