Kondisi Jalan Provinsi Arah Loura Rusak Parah dan Bergelombang .




SBD - SuaraIndonesia1.Com , Kondisi Jalan provinsi jalur Loura tepatnya di desa Ramadana kecamatan Loura SBD sangat disayangkan titik kerusakan yang dapat dimungkinkan menjadi taruhan nyawa .


Pantauan media ini , titik kerusakan berat ini serta bergelombang dan sangat berbahaya bagi setiap warga masyarakat yang beraktifitas baik siang apalagi malam hari .



Titik sesuai gambar yang telah di abdikan media ini bahwa beberapa tahun terlewatkan diduga dan sepertinya sudah mendapat sentuhan dari pemerintah yang bersumber dari dana pinjaman pemerintah atau yang dikenal dengan dana PTSMI dan dimungkinkan pula berdasarkan gambar yang sudah di abadikan bahwa titik tersebut sudah diburas serta di striping beberapa tahun terlewatkan termasuk salah satu sisi drainase atau saluran sudah di buras juga . 


Namun titik tersebut kala itu hanya ditimbuni menggunakan agregat biasa serta unit drainase atau saluran yang telah di striping atau dibongkar hinggah saat ini tidak ada tanda penyelesaian dari pihak rekanan .


Titik tersebut yang telah di abadikan media ini serta sangat disayangkan kerusakannya oleh setiap warga dan sangat berbahaya , berdasarkan penyampaian dari salah satu ibu rumah tanggah ketika diwawancarai oleh media SuaraIndonesia1.Com , di sampaikan bahwa titik kerusakan berat ini sudah banyak masyarakat Pengemudi yang jadi korban cedera , sebutnya .



Ibu rumah tanggah tersebut yang dekat dengan titik tersebut menambahkan lagi bahwa dirinya jadi sasaran setiap terjadi kecelakaan akibat kerusakan ini , dan saya juga menjadi korban air panas atau air termos untuk mengompres luka setiap warga yang jatuh dan juga kios saya ini sasaran lumpur dan air di musim penghujan , tambahnya .


Ibu rumah tanggah berharap lewat pemberitaan media semoga pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya terlebih khusus dinas terkait dapat melihat titik tersebut dan juga pihak ketiga siapapun dia agar benar-benar menunaikan tugas serta pula mengutamakan MUTU dan KUALITAS pekerjaan dan jangan utamakan KUANTITAS , ungkapnya .........Eman Ledu .