BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Bupati Waropen Terima Kunjungan Kakanwil Imigrasi Papua di Negeri Seribu Bakau



WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., secara resmi menerima kunjungan dari jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua yang hadir di Kabupaten Waropen. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda koordinasi dan pemantauan langsung terhadap kondisi serta kebutuhan pelayanan keimigrasian di wilayah pesisir utara Papua yang strategis.Rabu (23/07/2025) 


Rombongan dipimpin langsung oleh Samuel Toba, selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua. Turut serta dalam rombongan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain:


Agustinus Makabori – Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Imigrasi Papua


I Gede Semarajaya – Kepala Bidang Lalu-lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Papua


Jose Rizal – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak


Susetyo – Kepala Rumah Detensi Imigrasi Jayapura


Janny Herold Maturbongs – Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak. 


Bupati Waropen menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran jajaran Kakanwil Imigrasi Papua di Waropen. Menurutnya, kehadiran para pimpinan keimigrasian di Kabupaten Waropen merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah terluar dan perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri dalam pelayanan publik, termasuk pengawasan lalu lintas orang asing.


“Kami berharap, kunjungan ini dapat menghasilkan kerja sama yang strategis dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pihak Imigrasi dalam upaya menjaga ketertiban serta keamanan daerah, khususnya dari sisi lalu lintas orang asing dan izin tinggal,” ujar Bupati.


Sementara itu, Kakanwil Samuel Toba menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Imigrasi Papua untuk menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah yang tergolong terpencil, guna memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian dapat berjalan secara efektif dan sesuai ketentuan.


Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi ringan dan penyampaian masukan dari kedua pihak, yang diharapkan menjadi landasan penguatan koordinasi ke depan.



Penulis: Niko

Editor: Redaksi

« PREV
NEXT »