SUARAINDONESIA1.COM----Krisis pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi topik utama dalam Diskusi Publik yang digelar Partai Demokrat di Sekretariat Partai Demokrat pada 9 September 2025. Bener Dalupe, Sekretaris Panitia HUT ke-24 Partai Demokrat SBD, dan Pak Boyke dari Yayasan Lingkungan Hidup membahas masalah ini secara mendalam.
Pak Boyke menekankan bahwa pasir adalah kebutuhan mendasar bagi siapapun yang ingin membangun, namun kini menjadi masalah krusial di Kabupaten SBD. Ia menyarankan bahwa pariwisata dapat menjadi motor ekonomi dan mendorong pemerintah untuk mencari solusi efektif.
Dalam diskusi tersebut, banyak peserta yang menyoroti dampak krisis pasir terhadap perkembangan kemajuan di daerah tersebut. Mereka juga mempertanyakan langkah pemerintah daerah dalam mengatasi masalah ini dan bagaimana solusi yang dapat ditempuh untuk masyarakat kecil yang terdampak.
Saat ini, warga Sumba Barat Daya banyak yang pergi ke kabupaten lain untuk mengambil atau membeli pasir, sehingga solusi yang tepat sangat dibutuhkan. Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah mendorong masyarakat untuk kembali membangun rumah adat atau alang.
Diskusi Publik ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk akademisi, LSM, dan masyarakat, sehingga diharapkan dapat menghasilkan solusi yang efektif dan bermanfaat bagi semua pihak.
**** SUARAINDONESIA1.COM ****


