BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

BEM Universitas Ichsan Gorontalo: Mendesak BPJN dan Kejati Gorontalo Periksa Material Galian C PT.Pentagon


GORONTALO - suaraindonesia1.com, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ichsan Gorontalo bersama aliansi mahasiswa menyatakan sikap tegas terhadap dugaan penyimpangan dalam proyek penangkal air yang menjadi bagian dari pembangunan jalan nasional di Kabupaten Gorontalo Utara.


Fokus utama desakan ini adalah penggunaan material galian C oleh PT Pentagon yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis serta diduga melibatkan penyalahgunaan izin tambang. Kondisi ini dinilai mengancam kualitas dan keamanan infrastruktur sekaligus menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan negara.


Dalam audiensi yang telah digelar bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo, BEM Ichsan dan aliansi mahasiswa menuntut agar BPJN menghadirkan pihak PT Pentagon dalam audiensi lanjutan pada Jumat mendatang untuk memberikan klarifikasi secara langsung di hadapan publik.


“Jika pada hari Jumat nanti BPJN gagal memenuhi kesepakatan tersebut, kami pastikan akan menggelar aksi jilid dua,” tegas Ketua BEM Universitas Ichsan Gorontalo dalam konferensi pers yang dilaksanakan siang tadi.


Aksi lanjutan tersebut direncanakan akan digelar serentak di dua titik strategis: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo dan DPRD Provinsi Gorontalo.


Langkah ini bertujuan mendorong aparat penegak hukum dan lembaga legislatif daerah agar mengusut tuntas dugaan kolusi dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi dalam proyek strategis nasional bernilai miliaran rupiah ini.


“Kami tidak akan tinggal diam melihat praktik kotor yang mencederai kepentingan rakyat. Ada indikasi kuat bahwa persoalan ini bukan hanya teknis, tetapi juga terkait dengan dugaan konspirasi antara BPJN dan PT Pentagon,” tambahnya.


BEM Ichsan menegaskan bahwa proyek penangkal air seharusnya menjadi solusi untuk mengatasi banjir dan longsor di Kabupaten Gorontalo Utara. Namun, jika material yang digunakan tidak sesuai standar atau berasal dari sumber ilegal, proyek tersebut justru dapat menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat dan lingkungan.


Aliansi mahasiswa juga mengecam sikap BPJN yang dinilai kurang transparan dalam membuka peran PT Pentagon dalam penyediaan material galian C. 


(Rep/JO)

« PREV
NEXT »