Suaraindonesia1, Pohuwato - Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menekankan pentingnya tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada seluruh pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan komitmen penuh untuk melayani masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Saipul saat menghadiri pelantikan tujuh Ketua TP PKK Kecamatan, serah terima jabatan Ketua TP PKK Kecamatan, serta pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan untuk 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato, Kamis (30/10/2025), di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pohuwato sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Selfi Mbuinga Monoarfa, dan turut disaksikan Wakil Bupati Iwan S. Adam, jajaran pimpinan OPD, Tenaga Ahli Bupati, serta pengurus TP PKK Kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik seraya berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, saya menyampaikan selamat kepada para Ketua TP.PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan yang baru. Semoga amanah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan dengan niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Bupati Saipul.
Ia menegaskan bahwa keberadaan PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya di tingkat keluarga yang menjadi fondasi pembangunan daerah.
“Tim Penggerak PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, seperti penurunan angka stunting, peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan ketahanan pangan rumah tangga, pengendalian inflasi berbasis rumah tangga, serta pemberdayaan ekonomi kreatif perempuan,” terangnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti peran penting Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di wilayah masing-masing.
“Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu di kecamatan, ibu-ibu memiliki tanggung jawab untuk menata, memberdayakan, dan mendayagunakan posyandu melalui sinergitas antar lembaga dalam mendukung enam standar pelayanan minimal,” jelasnya.
Lebih jauh, Bupati Saipul berharap TP PKK tingkat kecamatan mampu tampil sebagai motor penggerak dalam mewujudkan keluarga berkualitas di berbagai sektor kehidupan.
“Tim Penggerak Kecamatan hendaknya mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan keluarga berkualitas, baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, moral, maupun lingkungan hidup, dengan menyukseskan implementasi 10 program pokok PKK dan pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat dasa wisma,” harapnya.
Menutup sambutan, Bupati mengajak seluruh pengurus PKK untuk terus melanjutkan program yang telah berjalan, sekaligus berinovasi menghadapi tantangan zaman.
“PKK harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai penggerak perubahan dan inspirasi bagi keluarga dan lingkungan,” pungkasnya.
(Abd)


