BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Lahir dari Kegelisahan, Tumbuh dalam Perubahan: Temu BEM Provinsi Gorontalo Menyalakan Jalan, Penggerak Zaman


GORONTALO, suaraindonesia1.com
— Dalam setiap fase sejarah, selalu ada sekelompok kecil manusia yang memilih untuk tidak tinggal diam ketika ketidakadilan tumbuh subur. Mereka bukan orang yang paling nyaman, bukan pula yang paling aman. Tetapi mereka adalah orang-orang yang memiliki kegelisahan moral, keberanian untuk menghadapi tekanan, serta kepekaan membaca arah zaman. Mereka inilah yang kita sebut sebagai tokoh penggerak perubahan.

Para penggerak perubahan bukan hanya berdiri di garis depan; mereka membentuk garis itu. Mereka hadir bukan untuk sekadar mengkritik keadaan, tetapi untuk menata ulang cara pandang masyarakat. Mereka memahami bahwa perubahan tidak lahir dari teriakan kosong, tetapi dari pemikiran yang matang, strategi yang terukur, dan konsistensi yang ditanggung dengan segala risiko.


Para tokoh pasti percaya bahwa setiap generasi memiliki tugas historisnya. Bahwa pemuda bukan sekadar angka demografis, melainkan tenaga moral yang menggerakkan peradaban. Bahwa ilmu bukan hanya untuk disimpan, tetapi untuk memerdekakan. Ingatlah Sejarah tidak membutuhkan banyak penonton—ia hanya butuh sedikit pelaku yang tidak menyerah.


BEM Provinsi Gorontalo: Sebuah Ikhtiar Menyatukan Gerakan


BEM Provinsi Gorontalo lahir dari kebutuhan untuk menyatukan gerakan mahasiswa lintas kampus di Gorontalo. Setelah Provinsi Gorontalo resmi berdiri pada tahun 2000, aktivitas mahasiswa mulai berkembang pesat dengan hadirnya berbagai perguruan tinggi seperti UNG, IAIN, Ichsan, UG, dan kampus-kampus swasta lainnya. Masing-masing memiliki BEM universitas dan fakultas, namun pada fase awal sering berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang kuat.


Sekitar awal tahun 2010-an, muncul dorongan dari berbagai organisasi intra kampus untuk membangun wadah koordinatif tingkat provinsi yanitu BEM Provinsi Gorontalo. Kini BEM telah tibah pada tahun 2025 dengan berbagai dinamika politik internal dan gelombang Provokatif dari luar namun Ide ini tumbuh dari kesadaran bahwa isu-isu daerah seperti pendidikan, korupsi, kemiskinan, infrastruktur, dan tata kelola pemerintahan memerlukan suara mahasiswa yang bersatu, bukan terpisah.


Regenerasi 2025: Merawat Gagasan, Menghadirkan Energi Baru


Kini kita sampai pada fase 2025 dan pada momentum pergantian Koordinator yang sejatinya tidak hanya menandai berakhirnya sebuah kepemimpinan, tetapi juga lahirnya babak baru bagi gerakan mahasiswa di daerah ini. Periode ini telah menjadi ruang pembelajaran kolektif yang penuh dinamika dari konsolidasi organisasi, advokasi isu publik, hingga memperkuat peran mahasiswa sebagai elemen strategis dalam perubahan sosial.


Di balik semua itu, ada satu nilai yang selalu dijaga: bahwa mahasiswa-pemuda adalah poros peradaban, dan regenerasi adalah hukum dasar dari setiap gerakan yang ingin terus hidup. Saat kita memasuki fase pemilihan Koordinator BEM Provinsi berikutnya, refleksi ini menjadi kompas penting: Regenerasi bukan sekadar mengganti nama, melainkan merawat gagasan yang baik, memperbaiki yang kurang, dan menghadirkan energi baru yang lebih siap menghadapi tantangan zaman.


Pemahaman tentang generasi yang kuat tidak lahir dari kebetulan, tetapi dari proses panjang pembentukan karakter, pembiasaan kritis, dan keberanian untuk menanggung konsekuensi atas pilihan-pilihan besar. Dan di titik inilah, BEM Provinsi Gorontalo berperan sebagai laboratorium kepemimpinan yang memberi ruang bagi tumbuhnya kesadaran kolektif mahasiswa untuk melihat jauh Gorontalo.


Hari ini, kita berdiri di atas warisan keberanian para leluhur dan para senior penggagas dan penggerak. Warisan yang menuntut kita untuk melanjutkan gerak, memperkuat barisan, dan memastikan bahwa api perubahan tidak pernah padam Keberadaan, BEM Provinsi menjadi bukti bahwa gerakan mahasiswa di Gorontalo akan terus hidup, terus tumbuh, dan terus menjadi bagian penting dari perjalanan demokrasi daerah.


Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Provinsi Gorontalo


(JO)

« PREV
NEXT »