BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

PERMIKOMNAS Wilayah X Gelar Musyawarah Wilayah Ke-V, Perkuat Peran di Era Digital untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045


MOROTAI, suaraindonesia1.com
– Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah X resmi menggelar Musyawarah Wilayah (MUSWIL) Ke-V. Acara yang berlangsung dari 24 hingga 29 November 2025 ini bertempat di Universitas Pasifik Morotai (UNIPAS), Maluku Utara, dan mengusung tema “Revitalisasi Kepengurusan Menuju Permikomnas Wilayah X Nan Jaya”.


Kegiatan ini menghimpun sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan dari Himpunan Mahasiswa, BEM, dan Senat bidang Informatika dan Komputer dari seluruh Wilayah X, mencakup Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.


Rangkaian Kegiatan Membangun Kapasitas dan Sinergi


MUSWIL Ke-V tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga dirangkai dengan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan kapasitas anggota dan pengabdian masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:


1. Seminar Nasional

2. Musyawarah Wilayah (MUSWIL)

3. Jelajahi Morotai

4. Pengabdian Masyarakat

5. IT Camp


REKTOR UNIPAS | BPP PERMIKOMNAS RI | KORWIL X

Dukungan Penuh dari Universitas dan Sorotan Tantangan Teknologi di Timur


Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Rektor Universitas Pasifik Morotai, Irfan Hi. Abdurrahman, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Waktu mahasiswa beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, memahami betul tentang peran organisasi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa di wilayah timur, termasuk kesulitan akses sinyal.


Rektor juga memberikan peringatan tentang penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) yang bijak. "Perkembangan terbaru tentang AI yang 'membodohi' harus kita waspadai. Kita harus pandai dalam menggunakan AI karena efeknya bukan hanya positif, bahkan juga ada negatifnya, seperti kasus di AS dimana kesalahan ChatGPT menyebabkan masalah," ujarnya.


Permikomnas Sebagai Pionir Etika Digital dan Pendorong Pembangunan Nasional


Sesi pembukaan juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) PERMIKOMNAS RI, Riswal Alim, S.Kom. Dalam pidatonya, Riswal menekankan pentingnya tanggung jawab moral di dunia digital.


"Kekuatan digital yang besar membutuhkan tanggung jawab yang besar pula. Di tengah maraknya hoax dan pelanggaran data, Permikomnas harus menjadi pionir Etika Digital," tegasnya.


Lebih lanjut, Riswal menyerukan pentingnya kontribusi nyata organisasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. "Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud melalui pembangunan SDM dan penguasaan IPTEK. Musyawarah ini adalah wadah kita untuk merumuskan aksi nyata. Mari kita jadikan Permikomnas sebagai katalis utama yang melahirkan inovator beretika," ajaknya.


Dia juga menyoroti kondisi riil di Maluku Utara, dimana sekitar 300 desa masih menjadi blank spot internet. "Kesenjangan teknologi informasi adalah bukti kongkrit. Oleh karena itu, Permikomnas harus berperan aktif dalam mengatasi masalah ini dan menjadi pioner peradaban di wilayah timur," tambahnya.


Komitmen Wilayah X: Edukasi dan Pemanfaatan Teknologi Secara Positif


Moh. Eka Anjasmara, Koordinator Wilayah X PERMIKOMNAS, dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya. Dia menegaskan bahwa sebagai mahasiswa teknologi, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat.


"Kita harus sama-sama berikan edukasi lewat sosial media tentang cara menggunakan media sosial yang baik. Teknologi ibarat pisau bermata dua; bisa menjadi jembatan pengetahuan yang dahulu butuh waktu berhari-hari, kini hanya dengan sekali klik," jelas Eka.


Melalui MUSWIL Ke-V ini, PERMIKOMNAS Wilayah X bertekad untuk menyatukan persepsi dan merumuskan langkah-langkah kongkrit guna mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam pemerataan infrastruktur teknologi dan peningkatan literasi digital masyarakat.


(Jhul-Ohi)

« PREV
NEXT »