BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Watu Ghonnu Mites Nenek Moyang "" Batu Penyu di Bukit Wanno Kapubbu Jadi Cermin Sejarah Tsunami ""



SUARAINDONESIA1.COM----Karuni, 7 November 2025 – Sebuah batu ber bentuk penyu yang terletak di sebuah bukit di bawah Kampung Wanno Kapubbu, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur,


Menarik perhatian warga dan tokoh adat setempat. Menurut salah satu tokoh adat yang ditemui di kediamannya bersama beberapa tokoh masyarakat, batu tersebut memiliki cerita turun‑menurun yang terkait dengan tsunami masa lalu.


Tokoh adat menjelaskan bahwa pada zaman nenek moyang, air laut pernah naik (tsunami) dan ketika surut meninggalkan satu ekor penyu yang kemudian berubah menjadi batu. “Maka sejak itu kami menyebutnya Batu Penyu atau Watu Ghonnu,” ujarnya. 


Untuk mencegah terulangnya bencana, suku‑suku Kabatana, Natara Tanah, Keti, Padua Wanno, Wee Liti, Wee Tede, dan Bondo Bukka sepakat melakukan ritual di pinggir laut. 


Mereka membawa satu ekor babi dan satu ekor ayam, melakukan doa bersama, serta menanam pohon pinus (buga) di tepi pantai sebagai penanda dan upaya mengurangi risiko tsunami selanjutnya, kata Ngongo Rato, salah satu tokoh yang berdialog dengan media ini tentang Tsunami dan menjelaskan tentang ritual tersebut.


Ritual tersebut, menurut penuturannya  dilaksanakan dengan harapan air laut tidak lagi naik dan masyarakat dapat hidup tenang. Batu Penyu kini menjadi simbol peringatan sekaligus tempat ziarah bagi warga sekitar yang percaya akan kekuatan alam dan warisan leluhur.


***** SURAINDONESIA1.COM *****

« PREV
NEXT »