Suaraindonesia1, Pohuwato – Upaya penertiban aset kembali digencarkan Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), pemerintah mulai melakukan pendataan ulang Barang Milik Daerah (BMD) di seluruh OPD.
Tahap awal kegiatan ini menyasar Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Kesehatan hingga RSUD Bumi Panua sebagai bagian dari rangkaian inventarisasi tahun berjalan.
Program inventarisasi dilaksanakan berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 dan Permendagri Nomor 7 Tahun 2024, yang menegaskan pentingnya penataan dan pengawasan BMD. Fokus pendataan terletak pada kendaraan operasional pemerintah—baik roda dua maupun roda empat—yang digunakan oleh masing-masing OPD.
Bidang Aset BPKPD yang memimpin kegiatan tersebut menjadwalkan pemeriksaan selama tiga hari. Agenda dimulai Rabu (03/12/2025) di lingkungan Sekretariat Daerah, melibatkan pengurus barang serta penyimpan barang dari tiap instansi. Pada prosesnya, tim melakukan pemeriksaan fisik dan mencocokkannya dengan dokumen resmi seperti STNK dan data administrasi lainnya.
Kepala Bidang Aset BPKPD, Lisda Latif, menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan langkah penting untuk memastikan akurasi informasi aset pemerintah.
“Ini kami lakukan untuk mengecek kendaraan-kendaraan daerah yang masih aktif. Saat pemeriksaan, kami juga mencocokkan kondisi fisik dengan kelengkapan dokumennya, termasuk STNK kendaraan,” ujar Lisda.
Ia menambahkan bahwa kasus aset tercatat namun tidak ditemukan keberadaannya masih sering terjadi, sehingga verifikasi langsung di lapangan dinilai sangat diperlukan.
Lebih jauh, Lisda menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Bupati Pohuwato agar seluruh kendaraan dinas dilakukan pengecekan menyeluruh.
“Iya, selama tiga hari ke depan kami melakukan pengecekan kendaraan, diawali dari Sekretariat Daerah pada pagi hari dan dilanjutkan ke Sekretariat Dewan pada siangnya. Inventarisasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketertiban administrasi aset daerah dan memastikan pemanfaatan BMD berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.
(Abd)

