BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Merusak Ekosistem Hutan Demi Kepentingan Isi Perut ko Kevin Mafia PETI Ratatotok Eksis Terus!! Bahkan Di Duga di Backup Beberapa Oknum Anggota Deninteldam XIII/Mdk, LSM GTI Mendesak Pangdam COPOT Anggota Tersebut.



Minahasa Tenggara _ Suaraindonesia1, Oknum anggota Intel Kodam XIII/Merdeka atas nama Lettu Cba. Sultan bersama 5 orang anggota Intel Kodam XIII/Merdeka lainnya secara terang-terangan mem-backup investor/pemodal PETI (Pertambangan Emas Tanpa Ijin) atas nama Ko Kevin.


Dalam video yang dikirim pihak keluarga pemilik lahan kepada awak media, terlihat ke-6 orang anggota Intel Kodam XIII/Merdeka berbicara hangat dengan pihak Ko Kevin di depan Polsek Ratatotok selesai kegiatan mediasi, gantinya mereka sebagai aparat seharusnya menjadi penengah dalam menyelesaikan permasalahan atau sengketa lahan, tetapi justru mereka menunjukkan keberpihakan kepada pengusaha/investor. 


Dalam mediasi yang dilakukan di Polsek Ratatotok salah satu dari ke-6 oknum anggota Intel Kodam XIII/Merdeka atas nama Sertu Bambang diduga mengintimidasi pemilik lahan atau warga masyarakat yang menguasai lahan berdasarkan AJB nomor 57/2013 yang terletak di Perkebunan Bohongon Desa Ratatotok Utara Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara dengan mengatakan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi PETI Bohongon, berarti kamu yang saya cari.



"Saya cari kamu kalau terjadi kekacauan di lokasi Ko Kevin", demikian yang dikatakan oknum anggota Intel Kodam/Merdeka, tutur pemilih lahan.


Tak hanya itu Ketua Solidaritas Lingkar Tambang Ratatotok, Deddy Herokles Rundengan kepada awak media menyampaikan bahwa dirinya membenarkan Hal tersebut dan sangat menyayangkan adanya keterlibatan oknum anggota TNI-AD yakni personil Intel Kodam XIII/Merdeka dalam membackup PETI dan tidak netral dalam menyikapi sengketa lahan yang terjadi.


"Saya menyayangkan pak Sultan dan jhon tansil bersama rekan-rekan tidak netral dalam permasalahan sengketa lahan di Perkebunan Bohongon, dan justru membela investor yang telah melakukan PETI, padahal mereka sering datang silaturahmi dengan saya." Turutnya sambil kesal atas tindakan oknum anggota Intel Kodam tersebut. 


Ketua Umum LSM GTI Fikri Alkatiri angkat bicara terkait hal itu : 


"Fikri mendesak Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus., S.I.P agar menindak secara tegas ke-6 oknum anggota Intel Kodam XIII/Merdeka yang telah mengbackup PETI dan diduga secara tidak terpuji mengintimidasi warga masyarakat kecil dan juga periksa surat perintah siapa yang memberikan sampai mereka bisa di sana dan terang-terangan".


"Oknum-oknum tersebut sudah tidak mencerminkan Prajurit yang Sapta Marga dan telah jauh dari Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI yang menjadi nadi hidup mereka sebagai Abdi Negara. Dan mereka telah jauh dari tugas pokok TNI yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2025 tentang TNI yaitu "Menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah dari ancaman dan gangguan".


"Seharusnya mereka (ke-6 oknum anggota Intel Kodam XIII/Merdeka) netral ketika ada permasalahan sengketa lahan di wilayah PETI, gantinya mereka membackup PETI dan mengintimidasi warga masyarakat kecil. Saya meminta dan mendesak Pangdam XIII/Mdk memproses dan menindak tegas sampai mereka dipecat dari kedinasan jika terbukti, karena tindakannya telah melanggar undang-undang dan mereka telah mencoreng Citra TNI di masyarakat." Tambah Fikti dengan nada tegas"

« PREV
NEXT »