Suaraindonesia1.Com, BANGKO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin tahun 2025 berhasil melampaui target.
Dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp 154,5 miliar, Pemerintah Kabupaten Merangin berhasil membukukan angka Rp 162 miliar.
"Secara keseluruhan kita surplus. Perolehan kita mencapai 104,84 persen dari target yang ditetapkan," ujar Bupati M. Syukur dalam rapat evaluasi penerimaan PAS Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/1).
Namun, keberhasilan secara totalitas tersebut dinodai oleh kinerja tiga OPD yang dinilai tidak maksimal. Bupati memberikan "Rapor Merah" kepada tiga instansi yang serapan PAD-nya masih berada di bawah angka 50 persen.
Melihat ketimpangan kinerja antar-OPD, Bupati M. Syukur memberikan peringatan keras bagi para kepala OPD dan Camat yang tidak mampu memenuhi target kerja.
Ia menegaskan tidak akan menoleransi alasan-alasan yang menghambat pembangunan daerah.
"Kepada seluruh kepala OPD dan camat, saya minta untuk betul-betul bekerja dan saling bekerja sama. Jangan cari alasan. Jika sudah tidak mampu, silakan ajukan mundur," tegas M. Syukur di hadapan peserta rapat.
Kata Bupati, PAD merupakan urat nadi pembangunan di Kabupaten Merangin. Oleh karena itu, sinergitas antar-instansi menjadi kunci utama. Ia meminta agar tidak ada pihak yang justru menghambat ritme kerja pemerintah daerah.
"Jangan menjadi duri di dalam daging yang mengacaukan proses lainnya. Kita butuh kerja sama tim yang solid untuk mencapai target yang telah ditetapkan," tambahnya lagi.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Merangin serta para Camat se-Kabupaten Merangin. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Zulhifni dan Asisten 3 Setda Merangin Hennizor.
(Bg nasri)






