Boalemo – Suaraindonesia1, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Boalemo sukses melaksanakan kegiatan Marhaen Bertani: Penanaman Padi Ladang, Edukasi dan Pendampingan Pertanian Berkelanjutan bagi Masyarakat Desa, yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Desa Bolihutuo, Kabupaten Boalemo.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen GMNI dalam menghadirkan peran mahasiswa di tengah-tengah rakyat, khususnya dalam penguatan sektor pertanian desa. Program ini juga menjadi sarana edukasi serta pendampingan bagi masyarakat guna mendorong pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.
Ketua DPC GMNI Boalemo, Sahril Tialo, menegaskan bahwa Marhaen Bertani adalah manifestasi ideologi perjuangan GMNI yang berpihak pada kaum marhaen, khususnya petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar menanam padi, tetapi menanam kesadaran, kemandirian, dan semangat perjuangan. GMNI harus selalu hadir bersama rakyat, bekerja bersama rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat,” tegas Sahril Tialo.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara DPC GMNI Boalemo dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo, Tim Kerja Penyuluh Pertanian, serta sejumlah elemen masyarakat desa. Hadir langsung memberikan dukungan dan pendampingan, Eni Masruroh, SP., M.Si, selaku Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Boalemo, dan Andi Faisal Hurudji, S.Pi., M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Boalemo.
Dalam pelaksanaannya, para peserta terlibat langsung dalam proses penanaman padi ladang, edukasi teknik pertanian berkelanjutan, serta diskusi bersama petani terkait tantangan dan peluang pengembangan sektor pertanian desa.
Sahril Tialo menambahkan, GMNI Boalemo berkomitmen menjadikan Marhaen Bertani sebagai program berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Melalui kegiatan ini, GMNI Boalemo kembali menegaskan perannya sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan yang konsisten menghadirkan kerja-kerja nyata, progresif, dan transformatif di tengah masyarakat.


