BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

BANJIR SUSULAN MELANDA MANOKWARI, PEMERINTAH DAERAH GERAKAN PENGERUKAN KALI WOSI

MANOKWARI, SuaraIndonesia1.com – Pasca banjir pertama yang terjadi pada Selasa, 7 April 2026, pemukiman penduduk di Manokwari kembali dilanda banjir susulan pada Kamis, 9 April 2026. Curah hujan dengan intensitas deras yang berlangsung selama enam jam, sejak pukul 14.00 hingga 20.00 WIT, menyebabkan sejumlah lokasi pemukiman tergenang air dalam kondisi memprihatinkan.


Berdasarkan laporan lapangan, meskipun banjir kedua ini merendam beberapa wilayah di Kota Manokwari, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, ketinggian air yang meluap di sepanjang Kali Wosi menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menanggapi situasi tersebut, Bapati Manokwari, Hermus Indow, telah memerintahkan jajarannya di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan langkah-langkah penanggulangan. Prioritas utama adalah pelebaran dan penggalian (pengerukan) sedimentasi di bentaran Kali Wosi menggunakan alat berat ekskavator. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi luapan lebih lanjut dan mengurangi risiko banjir susulan.


Reporter Suara Indonesia 1 di Manokwari yang terus memantau situasi melaporkan bahwa intensitas hujan masih terus mengguyur seluruh wilayah Kabupaten Manokwari, mencakup sembilan distrik (kecamatan). Pemantauan akan dilakukan selama tiga hari ke depan untuk mengikuti perkembangan kondisi terkini.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di bantaran sungai, dan segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat.


— Djuf—

« PREV
NEXT »