BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Ko melky dan Yopi menjadi daftar berikut Laporan dugaan PETI Lokasi Kebun raya Ogus, LSM GTI Mendesak APH Tangkap pelaku (PETI).


Mitra,- Suaraindoneaia1, Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjadi sorotan tajam di kawasan Ogus Yang Termasuk Kebun raya Megawati, Kecamatan Ratatotok. Di tengah lemahnya pengawasan oleh pihak APH, praktik ilegal ini justru terkesan berlangsung terang-terangan, seolah tanpa rasa takut terhadap konsekuensi hukum.



Dua nama mencuat dalam pusaran aktivitas ini, yakni Ko Melky Karu dan Ole Yopi Tumimomor. 


Keduanya diduga memainkan peran kunci dalam mengendalikan jalannya operasi tambang ilegal di wilayah tersebut. Ko Melky Karu disebut sebagai investor utama yang menopang kekuatan finansial, sementara Ole Yopi Tumimomor diduga bertindak sebagai pengendali lapangan yang mengatur operasional harian.


Ironisnya, di saat Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) masih sebatas rancangan dan belum memiliki kepastian hukum, aktivitas ilegal justru semakin masif. Kondisi ini memantik pertanyaan serius: di mana fungsi pengawasan, dan mengapa aparat penegak hukum terkesan lamban merespons pelanggaran yang terjadi secara terbuka


Ketua Umum Fikri Alkatiri angkat bicara dan mendesak Pihak terkait untuk segera Bertindak terhadap Dugaan 2 Pelaku Mafia PETI (Tambang) yang sudah secara terang-terangan menghancurkan Hutan konservasi dan menjadi IKON Ratatotok Yang sudah menjadi Kebun raya Megawati, 


Laporan Resmi akan di serahkan secara Langsung ke pihak Polda Sulut, ungkapnya",.

« PREV
NEXT »