WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dan Pemerintah Kabupaten Waropen resmi membangun kerja sama strategis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga pengajar melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen di bawah kepemimpinan Fransiscus Xaverius Mote dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Seribu Bakau Waropen.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (15/05/2026) itu turut dihadiri oleh Yosias Y. Koibai selaku Plt.Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang mendampingi Bupati Waropen dalam pembahasan kerja sama bersama pihak Direktorat GTK Kementerian Pendidikan.
Bupati Waropen menjelaskan bahwa kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik tenaga pengajar yang masih berijazah SMA/SMK, pendidikan kesetaraan, D1, D2, dan D3 agar dapat melanjutkan pendidikan Strata Satu (S1) Kependidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau.
Menurut Bupati F.X Mote, program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para guru di Waropen dalam meningkatkan jenjang pendidikan dan profesionalisme mereka sebagai tenaga pendidik.
“Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa para guru di Waropen mendapatkan kesempatan yang sama untuk meningkatkan jenjang pendidikan mereka. Dengan adanya kerja sama bersama Direktorat GTK, diharapkan para tenaga pengajar yang masih berijazah SMA, D1, D2 dan D3 dapat mengikuti pendidikan S1 Kependidikan sehingga kualitas pendidikan di daerah semakin meningkat,” ujar Bupati Waropen.
Ia menambahkan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah tenaga pengajar di Kabupaten Waropen yang telah lama mengabdi namun belum memiliki kualifikasi sarjana pendidikan sesuai standar nasional. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan solusi nyata demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah, termasuk wilayah terpencil.
Selain peningkatan kualifikasi akademik, program kerja sama tersebut juga direncanakan mencakup pelatihan kompetensi guru, penguatan metode pembelajaran, serta pendampingan pendidikan berbasis kebutuhan daerah. Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat berdampak langsung terhadap peningkatan mutu belajar siswa di Kabupaten Waropen.
Sementara itu, Dr.Akhiruddin.S.Pd,M.Pd selaku perwakilan Direktorat GTK Bagian Sub Pengembangan Program Kementerian Pendidikan menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Waropen. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masa depan pendidikan dan kesejahteraan tenaga pengajar di Waropen.
(BA)


