BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Imigrasi Jaktim Ingatkan Siswa: Jangan Tergiur Tawaran Kerja Luar Negeri Ilegal


Jakarta, suaraindonesia1.com, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur menyasar kalangan pelajar dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan migrasi ilegal. 


Melalui program PIMPASA Goes To School, Imigrasi Jakarta Timur hadir di SMKN 46 Jakarta untuk memberikan edukasi keimigrasian kepada para siswa.


Program yang digelar belum lama itu menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya dokumen perjalanan yang sah, prosedur migrasi yang aman, serta risiko bekerja di luar negeri tanpa jalur resmi.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, Pungki Handoyo, mengatakan pelajar perlu memahami berbagai aspek keimigrasian sejak dini karena mereka merupakan kelompok yang akan menghadapi peluang mobilitas internasional di masa depan.


"Anak-anak muda harus memahami bahwa bekerja, belajar, atau melakukan aktivitas di luar negeri harus dilakukan melalui prosedur yang benar. Pemahaman ini penting agar mereka tidak menjadi korban penipuan, eksploitasi, maupun perdagangan orang," ujar Pungki dalam keterangan pers, Senin (22/6).


Dalam kegiatan tersebut, petugas Imigrasi memberikan materi mengenai fungsi keimigrasian, tata cara pengurusan paspor, mekanisme keberangkatan ke luar negeri yang legal, hingga berbagai modus yang sering digunakan jaringan TPPO untuk merekrut korban.


Selain mendapatkan materi edukasi, siswa juga diberikan kesempatan berdiskusi langsung dengan petugas terkait berbagai persoalan keimigrasian, termasuk peluang studi dan pekerjaan di luar negeri.


Kepala SMKN 46 Jakarta, Osda Ida Perida Manurung, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi peserta didik karena membekali mereka dengan pengetahuan yang relevan dengan perkembangan global saat ini.


"Kami menyambut baik program ini karena memberikan wawasan baru kepada siswa. Mereka menjadi lebih memahami prosedur yang benar jika suatu saat ingin melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar negeri," katanya.


Menurut Osda, edukasi seperti ini penting untuk memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja yang semakin terbuka sekaligus mengurangi risiko menjadi korban praktik perekrutan ilegal.


Program PIMPASA Goes To School juga menjadi bagian dari komitmen Imigrasi Jakarta Timur untuk mendekatkan edukasi keimigrasian kepada masyarakat melalui lingkungan pendidikan.


Di tengah meningkatnya kasus TPPO dan pekerja migran nonprosedural yang masih menjadi perhatian nasional, pendekatan edukatif dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda.


Melalui kegiatan ini, Imigrasi Jakarta Timur berharap para pelajar tidak hanya memahami fungsi paspor dan aturan keimigrasian, tetapi juga memiliki kesadaran untuk selalu menempuh jalur yang legal dan aman ketika beraktivitas lintas negara.



Report, Ida Ismayani

« PREV
NEXT »