GORONTALO UTARA–SuaraIndonesia1.com, Pekerjaan infrastruktur jalan trans di Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan mengarah pada keterbukaan informasi anggaran proyek yang hingga kini belum disampaikan secara jelas kepada publik.
Berdasarkan hasil pantauan wartawan di lapangan, sejumlah pekerjaan jalan, penahan badan jalan, hingga persiapan pengaspalan terlihat berlangsung di wilayah Desa Tolitehuyu. Namun, di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi proyek yang memuat nilai anggaran, sumber pendanaan, maupun identitas lengkap pekerjaan sebagaimana lazimnya proyek pemerintah.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait total anggaran yang dikucurkan dalam proyek jalan trans di Kecamatan Monano yang disebut melibatkan PT Pentagon Terang Asih dan CV Corong Timur.
Publik menilai keterbukaan informasi anggaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang menggunakan uang negara. Sebagai bentuk transparansi, hal tersebut juga dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui besaran anggaran serta melakukan pengawasan terhadap mutu pekerjaan di lapangan.
Sorotan publik juga mengarah kepada pihak PT Pentagon Terang Asih dan CV Corong Timur agar segera memberikan penjelasan resmi terkait nilai keseluruhan anggaran pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
Selain itu, instansi teknis terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Jalan turut didorong untuk membuka informasi proyek secara menyeluruh guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Publik berharap seluruh pihak terkait dapat menyampaikan informasi resmi mengenai nilai proyek, ruang lingkup pekerjaan, hingga mekanisme pengawasan yang dilakukan terhadap pekerjaan jalan trans di Kecamatan Monano.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Perusahaan PT Pentagon Terang Asih, dan CV Corong Timur, maupun instansi terkait mengenai total anggaran proyek tersebut. Redaksi membuka ruang Hak Jawab untuk pihak yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut demi mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Reporter: Opan Luawo


