BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Wabup Pohuwato: Kantor Bupati Baru Harus Jadi Simbol Daerah yang Membanggakan

Suaraindonesia1, Pohuwato - Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato secara resmi dimulai setelah dilaksanakannya peletakan batu pertama. Prosesi ini dipimpin oleh Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam bersama unsur lembaga adat setempat pada Selasa (09/06/2026).

Kegiatan ini diiringi rangkaian prosesi adat khas Gorontalo sebagai bagian dari tradisi yang mengawal dimulainya pembangunan bangunan penting. Turut serta dalam peletakan batu pertama adalah Kadhi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu, Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, Ketua Lembaga Adat Bate Lo Pohuwato Asmad N. Tuna, serta Wuu Pohuwato Raman Pakilie.
Secara berurutan, prosesi dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan pelaksanaan ritual Lo Duoto, yaitu tahapan adat sebagai doa dan permohonan keselamatan sebelum pekerjaan dimulai. 

Selanjutnya, tepat pada pukul 09.00 WITA dilaksanakan Lomayango atau peletakan batu pertama yang menandai dimulainya secara resmi pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.
Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Nakir Ismail, Kepala Bagian Umum Ramayani Nento, Camat Marisa Usman Bay, jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta perwakilan kontraktor pelaksana, PT Cipta Adhi Guna.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur lembaga adat yang telah melaksanakan rangkaian ritual tersebut. Ia juga menyambut baik kesiapan pihak pelaksana yang telah menyiapkan segala kebutuhan teknis.

“Terima kasih kepada seluruh lembaga adat yang telah melaksanakan prosesi ini sebagai bentuk doa agar pembangunan berjalan lancar. Demikian pula kepada kontraktor dan konsultan yang telah bersiap melaksanakan tugas ini,” ujarnya.

Wabup berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang ditetapkan, yaitu dalam kurun waktu 217 hari kalender. Selain ketepatan waktu, ia menekankan aspek kualitas menjadi hal yang paling utama, mengingat bangunan ini akan digunakan dalam jangka waktu panjang.

“Kami harap pekerjaan selesai tepat waktu dan dikerjakan dengan kualitas terbaik. Hasil yang baik akan menentukan kekuatan dan keawetan bangunan yang nantinya menjadi pusat pelayanan pemerintahan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Bupati Saipul A. Mbuinga sebenarnya telah merencanakan kehadirannya dan bahkan meninjau langsung lokasi sehari sebelumnya untuk memastikan kesiapan. Namun, karena ada agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan di hari yang sama, maka mandat pelaksanaan peletakan batu pertama diserahkan kepadanya.

“Beliau sudah turun langsung ke lokasi kemarin untuk memeriksa persiapan. Namun hari ini ada kegiatan lain yang harus dihadiri, sehingga saya diberi amanah untuk mewakili beliau,” terangnya.

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan kontraktor untuk selalu mengutamakan kualitas pekerjaan serta mengikuti ketentuan desain dan spesifikasi teknis yang telah disepakati. Menurutnya, kantor baru ini bukan sekadar tempat bekerja, melainkan identitas daerah yang akan dilihat dan dikunjungi oleh masyarakat serta tamu dari luar wilayah.

“Bangunan ini adalah simbol Kabupaten Pohuwato. Oleh karena itu, kerjakanlah sesuai rencana, gambar, dan standar yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya dapat menjadi kebanggaan bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan kantor bupati yang layak dan representatif sudah lama ditunggu-tunggu. Selama ini kegiatan pemerintahan masih berlangsung di ruang kerja bersama, sehingga dengan selesainya pembangunan ini diharapkan efektivitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat pesat.

“Harapan kita bersama, menjelang akhir tahun nanti bangunan ini sudah dapat ditempati dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk melayani warga. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti, dan kita semua dapat merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

(Abd)

 

« PREV
NEXT »