BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Mahasiswa MBKM UNG Gelar Pelatihan Produk Olahan Ikan Tuna Bernilai Tambah di Desa Olele


KABILA BONE, SuaraIndonesia1.com – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar pelatihan pembuatan produk olahan bernilai tambah berbahan baku ikan tuna pada Minggu, 26 Juli 2026, di Rumah Produksi Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan melalui inovasi pengolahan hasil laut.


Desa Olele dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi perikanan yang melimpah, khususnya ikan tuna. Namun, sebagian besar hasil tangkapan masyarakat masih dipasarkan dalam bentuk ikan segar sehingga nilai tambah yang diperoleh belum optimal. Melalui pelatihan ini, mahasiswa memperkenalkan inovasi pengolahan ikan tuna menjadi abon, katsu, dan kaldu yang memiliki nilai jual lebih tinggi serta peluang pasar yang lebih luas.


Ikan tuna dipilih karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti protein berkualitas, asam lemak omega-3, vitamin D, vitamin B12, dan berbagai mineral penting yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain bergizi, ikan tuna juga sangat potensial diolah menjadi berbagai produk yang memiliki masa simpan lebih lama sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan.


Pelatihan diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu PKK Srikandi Desa Olele. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya diversifikasi produk olahan perikanan, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan abon, katsu, dan kaldu ikan tuna. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai sanitasi pangan, pengemasan produk, serta peluang pemasaran sebagai langkah awal membangun usaha berbasis hasil perikanan.


Ketua panitia Pelatihan Produksi, Wahyudin Abd. Azis, yang juga merupakan mahasiswa MBKM Universitas Negeri Gorontalo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan kepada masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya produk unggulan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi ibu-ibu PKK Srikandi Desa Olele untuk terus berinovasi dalam mengolah hasil perikanan. Potensi ikan tuna di Desa Olele sangat besar, sehingga apabila diolah menjadi produk bernilai tambah dan dipasarkan dengan baik, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa," ujar Wahyudin.

Mahasiswa MBKM Universitas Negeri Gorontalo juga berharap ilmu yang telah diberikan dapat terus dikembangkan dan dibagikan kepada masyarakat lainnya. Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, Desa Olele diharapkan mampu melahirkan produk-produk olahan perikanan yang berkualitas, berdaya saing, dan menjadi salah satu produk unggulan yang dapat memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi pengembangan sektor perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.


Rep: JO

« PREV
NEXT »