BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Gelar Tradisi Bakar Batu, Kepala Suku Dani Serukan Dukungan untuk Kebijakan Bupati Puncak


PUNCAK – Suaraindonesia1, Kepala Suku Dani Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Puncak serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.


Hal tersebut disampaikan Abelom Kogoya dalam kegiatan sosialisasi keamanan dan pertemuan bersama keluarga serta masyarakat yang dilaksanakan di kediamannya di Kampung Yenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (22/8/2026).


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga melaksanakan tradisi bakar batu sebagai bentuk kebersamaan dan doa bersama untuk memohon perlindungan serta keselamatan bagi keluarga dan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.



Abelom Kogoya mengatakan bahwa berbagai pernyataan yang sebelumnya disampaikan dalam kegiatan sosialisasi di Pasar Tradisional Ilaga maupun melalui video yang beredar merupakan bentuk dukungannya terhadap Pemerintah Kabupaten Puncak, khususnya terhadap kebijakan Bupati Puncak dalam melaksanakan pembangunan serta rencana pemekaran kampung dan distrik.


“Semua yang saya sampaikan merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah. Pemekaran dan pembangunan yang dilakukan pemerintah pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat, sehingga kita harus bersama-sama mendukung dan menjaga agar seluruh program dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.


Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Puncak membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kondisi keamanan yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting agar pelayanan pemerintahan dan berbagai program pembangunan dapat berjalan serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Abelom juga mengajak keluarga dan masyarakat di wilayah Ilaga Kompleks untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan maupun informasi yang dapat menimbulkan gangguan keamanan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan kepada pihak terkait apabila mengetahui adanya potensi gangguan yang dapat membahayakan masyarakat.


Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi penghambat pembangunan. Seluruh pihak diharapkan mengutamakan kepentingan masyarakat dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai.


“Keamanan Kabupaten Puncak merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita bersatu, mendukung pembangunan pemerintah dan menjaga Kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan dapat terus berjalan,” pungkas Abelom Kogoya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi antara tokoh masyarakat, keluarga dan masyarakat semakin kuat serta mampu mendorong terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dalam mendukung kebijakan serta program pembangunan Pemerintah Kabupaten Puncak.

NEXT »