WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Tokoh masyarakat Risei Sayati, John Rumayomi, turut mengambil bagian dalam kegiatan pembagian sembako, perlombaan, serta penyampaian pesan kebangsaan yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Waropen.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan persaudaraan dalam kehidupan sosial.
John Rumayomi mengatakan, pembagian sembako tidak hanya dimaknai sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga merupakan wujud kepedulian, solidaritas, dan rasa persaudaraan antarsesama.
Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dibangun tanpa membedakan latar belakang masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP. Seluruh masyarakat, kata dia, memiliki peran yang sama dalam menjaga kedamaian serta mendukung kemajuan Kabupaten Waropen.
“Kebersamaan dan kepedulian harus terus kita jaga. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan di Waropen,” ujar John.
Ia menambahkan, rangkaian perlombaan yang melibatkan masyarakat juga menjadi ruang positif untuk menciptakan suasana yang akrab, penuh kegembiraan, sportivitas, dan saling menghargai.
Melalui kegiatan bersama tersebut, masyarakat diharapkan dapat semakin mengenal satu sama lain, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, serta memperkuat rasa persaudaraan sebagai satu keluarga besar di Kabupaten Waropen.
John Rumayomi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta mengedepankan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, perbedaan antara OAP dan non-OAP tidak boleh dijadikan alasan untuk terpecah. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan pembangunan daerah.
“Waropen adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, dan bergandengan tangan membangun Waropen yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.


