BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Penertiban Tambang di Boalemo, Kapolres Diminta Tidak Tebang Pilih


​BOALEMO – Suaraindonesia1, Langkah penertiban aktivitas pertambangan di Kabupaten Boalemo terus mendapat perhatian publik. Aparat penegak hukum, khususnya Polres Boalemo, didorong untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara tegas, transparan, dan tidak tebang pilih.


​Tokoh Masyarakat, Asra Djibu, menegaskan bahwa penertiban tambang jangan hanya menyasar pelaku atau lokasi tertentu saja, sementara aktivitas pertambangan lain yang diduga bermasalah justru luput dari tindakan.


​"Jika memang ditemukan pelanggaran, seluruhnya harus diproses sesuai ketentuan hukum tanpa melihat siapa pemilik, pengelola, maupun pihak di balik aktivitas tersebut," ujar Asra.


​Ia berharap Kapolres Boalemo dapat menunjukkan komitmen bahwa hukum berlaku sama bagi semua pihak (equality before the law). Penegakan hukum tidak boleh menimbulkan kesan adanya perlakuan diskriminatif antar pengelola tambang.


​"Kalau penertiban dilakukan atas dugaan pelanggaran, maka semua harus diperiksa dan ditertibkan secara menyeluruh. Jangan sampai yang kecil ditindak, sementara yang memiliki kekuatan atau kedekatan tertentu justru dibiarkan," tegasnya.


Oleh karena itu Kapolres Boalemo di niliai perlu menyampaikan secara terbuka mengenai dasar penertiban dan Kondisi semacam itu justru berpotensi menimbulkan persepsi publik bahwa penegakan hukum dilakukan secara parsial dan tidak menyentuh seluruh persoalan.


​Sikap tegas dan transparan dari aparat menjadi ujian penting bagi kepercayaan masyarakat. Penegakan hukum yang tebang pilih tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecurigaan publik terhadap motif operasi tersebut.


​Kini, publik menunggu bukti nyata dari kepolisian—bukan sekadar operasi sesaat. Penertiban ini harus menjadi titik awal penegakan hukum yang konsisten, bukan sekadar jeda sementara sebelum aktivitas tambang kembali beroperasi secara ilegal.


​Apakah penertiban tambang di Boalemo benar-benar menjadi komitmen penegakan hukum yang berkeadilan, atau hanya berhenti pada penindakan pihak-pihak tertentu? Publik menanti jawabannya.

« PREV
NEXT »