Suaraindonesia1com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, memberikan arahan tegas dan persuasif dalam acara Forum Temu Camat dan Kades se-Kabupaten Merangin yang digelar di Ruang Pola Lantai 4 Kantor Bupati Merangin, Rabu (9/9).
Pertemuanitu memiliki agenda utama yakni Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor serta Penandatanganan Kerja Sama (PKS) Potensi Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2027.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur mengingatkan pentingnya peran Camat, Kades, hingga Lurah sebagai ujung tombak dalam menyebarluaskan informasi pemutihan pajak kepada masyarakat.
"Tolong disosialisasikan kepada masyarakat kita. Ini program yang sangat menguntungkan warga yang mungkin selama ini menunggak. Tugas kita sebagai pemerintah adalah memberikan kemudahan dan menolong masyarakat," ujar M. Syukur.
Selain ajakan memanfaatkan pemutihan pajak, Bupati menyoroti banyaknya kendaraan operasional—termasuk angkutan hasil bumi seperti sawit—yang masih menggunakan plat nomor luar daerah (non-BH) maupun menunggak pajak.
Pihaknya meminta para pejabat wilayah proaktif mendata kendaraan di wilayah masing-masing agar kontribusi pajaknya masuk ke kas daerah Merangin untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Tak hanya soal pajak, Bupati M. Syukur secara gamblang mengingatkan jajarannya mengenai integritas sebagai pelayan publik.
Menurutnya, menjadi aparatur pemerintah adalah bentuk pengabdian untuk mengelola uang rakyat demi kesejahteraan bersama, bukan tempat untuk mencari kekayaan secara tidak sah.
Ia mencontohkan pentingnya efisiensi anggaran, seperti menekan biaya perjalanan dinas dan kegiatan seremonial yang kurang berdampak, agar alokasi APBD dapat dialihkan langsung ke pembangunan fisik yang nyata, seperti perbaikan jalan serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
"Jabatan ini adalah amanah. Kalau kita tidak bisa menjaga alam dan daerah ini, setidaknya jangan kita rusak. Mari kita manfaatkan anggaran daerah secara tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tegasnya.
Bupati juga mengapresiasi berbagai dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang masuk ke Merangin, mulai dari dana penanganan jalan Inpres hingga bantuan sektor pendidikan.
Kata Bupati, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa menjadi kunci utama agar Merangin tidak tertinggal dari daerah lain.
Diakhir sambutan, Bupati M. Syukur menyampaikan pantun bernuansa ajakan taat pajak dan integritas aparatur.
Haji Rozak membeli sepatu,
Naik sampan sampai ke seberang.
Bayar pajak tepat waktu,
Di jalan aman, hati pun senang.
Ada gelas jangan diinjak,
Gelas disimpan di atas kursi.
Bapak/Ibu ikhlas membayar pajak,
Jangan sampai ada yang korupsi.
Melalui penandatanganan PKS Potensi Target PAD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap seluruh jajaran dari tingkat kecamatan hingga desa dapat bergerak serentak mengoptimalkan penerimaan daerah demi mewujudkan pembangunan Merangin yang lebih maju dan berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan ini Asisten III Sekda, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Merangin.
(Bg nasri)


