BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Plt. Kepala Distrik Pulau Yerui Pimpin Musyawarah Kampung Kumpeki Bahas Rencana Kerja Pemerintah Kampung Tahun 2027


KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Distrik Pulau Yerui, Charles Waimbo, S.STP., memimpin kegiatan Musyawarah Kampung (Muskam) Kumpeki dalam rangka membahas dan menyusun rencana kerja Pemerintah Kampung Kumpeki Tahun Anggaran 2027.


Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Kumpeki, Distrik Pulau Yerui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (4/9/2026), dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan kampung serta masyarakat.


Musyawarah kampung menjadi forum penting bagi pemerintah kampung dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, serta menentukan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.


Dalam arahannya, Plt. Kepala Distrik Pulau Yerui, Charles Waimbo, S.STP., menekankan pentingnya pelaksanaan musyawarah secara terbuka dan melibatkan seluruh unsur masyarakat.


Menurutnya, setiap rencana pembangunan kampung harus disusun berdasarkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, sehingga program yang nantinya ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga Kampung Kumpeki.


“Musyawarah kampung merupakan ruang bersama untuk menyampaikan aspirasi dan menentukan prioritas pembangunan. Karena itu, setiap usulan harus dibahas secara terbuka dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan kampung,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.


Ia juga berharap hasil musyawarah dapat menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKP Kampung) Kumpeki Tahun 2027, sehingga perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara terarah, transparan, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pendamping Distrik Pulau Yerui, Obaja Karubaba; Plt. Kepala Kampung Kumpeki, Semuel Kadiwaru; Babinsa Koramil 1709-04/Ansus, Sertu Engel Dumatubun; Bamuskam; aparat kampung; serta masyarakat Kampung Kumpeki.


Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, aparat keamanan, pendamping kampung, lembaga Bamuskam, dan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.


Melalui Muskam ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat dapat dirangkum menjadi program prioritas yang realistis dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat Kampung Kumpeki pada tahun 2027.

NEXT »