SERUI-Suaraindonesia1.com. Dugaan aktivitas perjudian jenis togel kembali menjadi sorotan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Seorang warga Kota Serui merekam aktivitas yang diduga berkaitan dengan praktik judi togel di salah satu lokasi dan membagikannya melalui media sosial Facebook. Selasa (22/09/2026)
Rekaman tersebut kemudian disertai pernyataan bernada kritik terhadap aparat penegak hukum. Warga yang mengunggah video itu mempertanyakan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas perjudian yang menurutnya masih dapat berlangsung di tengah masyarakat.
Akun Facebook Yahn Muabuai dalam unggahannya secara tegas menyampaikan keresahannya.
“Kapolres dan Kapolri, ini adalah satu judi yang dibiarkan marak dan ini membunuh rakyat orang Papua,” tegas Yahn Muabuai dalam unggahannya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut, seorang warga merekam aktivitas yang diduga merupakan kegiatan perjudian togel di salah satu tempat di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen.
Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial Facebook sebagai bentuk protes sekaligus sorotan terhadap dugaan maraknya perjudian.
Dalam unggahannya, Yahn Muabuai tidak hanya menyoroti aktivitas yang terekam, tetapi juga mempertanyakan sejauh mana pengawasan aparat kepolisian terhadap praktik perjudian tersebut.
Unggahan tersebut memperlihatkan adanya keresahan sebagian warga terhadap dugaan aktivitas perjudian yang dinilai dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Pernyataan Yahn Muabuai yang menyebut perjudian sebagai sesuatu yang “membunuh rakyat orang Papua” merupakan pandangan dan kritik pribadi yang disampaikan melalui media sosial. Pernyataan tersebut belum merupakan kesimpulan hukum mengenai adanya pembiaran oleh aparat.
Karena itu, kebenaran mengenai lokasi, waktu perekaman, jenis aktivitas yang terlihat dalam video, serta pihak-pihak yang terlibat masih perlu diverifikasi secara independen.
Munculnya video dan tudingan tersebut menjadi alasan penting bagi pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi kepada publik. Jika benar terdapat aktivitas perjudian sebagaimana ditampilkan dalam rekaman, masyarakat tentu berkepentingan mengetahui langkah penegakan hukum yang akan dilakukan.
Sebaliknya, apabila rekaman atau tudingan tersebut tidak sesuai dengan fakta, klarifikasi resmi juga diperlukan agar informasi yang beredar di media sosial tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Kepulauan Yapen maupun pihak kepolisian terkait video dan tudingan yang disampaikan Yahn Muabuai.
Masyarakat kini menunggu apakah aparat akan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi yang disebut dalam unggahan tersebut serta memberikan penjelasan terbuka mengenai dugaan aktivitas perjudian yang menjadi sorotan.
berdasarkan informasi dalam unggahan media sosial dan sumber pemberitaan yang tersedia. Dugaan aktivitas perjudian maupun tudingan pembiaran belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum sebelum dilakukan verifikasi dan terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang.


