BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Wartawan Sarolangun Dilarang Meliput Aksi Damai Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Oleh PT. Berkat Sawit Mandiri


Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Sejumlah wartawan di Kabupaten Sarolangun, dilarang memasuki areal pabrik oleh pihak PT Berkat Sawit Mandiri (BSM) pasca aksi damai Serikat Buruh Sejahtera Indonesia dengan Serikat Buruh Setia Indonesia  di Kecamatan Singkut. 

"Dua hari yang lalu aksi damai antara  Serikat Buruh Sejahtera Indonesia dengan Serikat Buruh Setia Indonesia di Kecamatan Singkut PT Berkat Sawit Mandiri membuka perundingan. wartawan yang hendak memasuki kantor PT. BSM tidak bisa masuk karena orang suruhan perusahaan (humas) melarang wartawan dan pihak security enggan membuka pagar perusahaan," kata Masri salah seorang wartawan sarolangun. 


Dia menyampaikan, PT Berkat Sawit Mandiri semakin tertutup terhadap media massa semenjak terjadinya permasalahan kinerja  serikat buruh dibawah kelompok serikat buruh setia dan serikat buruh sejahtera berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.

Sikap perusahaan yang sengaja menghalangi tugas jurnalis merupakan pelanggaran kode etik pers. Jangan salahkan wartawan jika pemberitaan jadi tidak berimbang," katanya.


Wartawan kabupaten sarolangun Masri media Humas Polri, sangat menyayangkan sikap perusahaan yang sengaja menutup diri atas permasalahan terjadi. 

"Pihak perusahaan harusnya membuka diri agar informasi yang disajikan wartawan berimbang dan tidak sepihak. Hal itu harusnya dipahami pihak perusahaan," katanya.


Masri menyampaikan, jurnalistik adalah suatu pekerjaan yang mengemban tanggung jawab dan mensyaratkan adanya kebebasan.

Jika pers tidak diberikan ruang yang cukup maka perusahaan itu ikut mempersulit tugas-tugas jurnalistik.

"Informasi permasalahn kedua serikat itu harus berimbang dan bertanggungjawab sesuai dengan kode etik jurnalistik, dalam Undang-Undang (UU) Pers Nomor 40 tahun 1999," ujarnya.


Ia menambahkan, wartawan memiliki kebebasan pers yakni kebebasan mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.


Djarnawi Kusuma

« PREV
NEXT »