KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tanah Papua melakukan konsolidasi pengelolaan satuan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Yapen melalui rapat kerja teknis (rakernis) bersama para pengelola dan kepala satuan pendidikan, Kamis 18/9/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua YPK Tanah Papua, Pdt. Abraham I. Ungirwalu, S.Th., M.M., bersama jajaran pengurus serta para pengelola satuan pendidikan dari berbagai jenjang.
Abraham mengatakan, kehadiran YPK Tanah Papua di Kepulauan Yapen tidak hanya untuk melaksanakan rakernis, tetapi juga melakukan tatap muka dan konsolidasi kepengurusan, khususnya dengan para pengelola satuan pendidikan yang berada di setiap kabupaten dan kota di Tanah Papua.
“Kami hadir di Kabupaten Kepulauan Yapen dalam rangka pelaksanaan rakernis dan sekaligus melakukan tatap muka bersama dengan pengelola satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujar Abraham.
Menurutnya, konsolidasi tersebut penting untuk membangun komunikasi bersama mengenai teknis pengelolaan sekolah ke depan YPK ingin memastikan seluruh satuan pendidikan dapat dikelola secara lebih baik, mandiri, dan terarah.
“Tujuannya supaya kami dapat berbicara bersama dengan semua satuan pendidikan, bagaimana kerja-kerja dan teknis-teknis ke depan dalam mengelola sekolah-sekolah yang kami sebut sebagai satuan pendidikan,” katanya.
Ia berharap, melalui konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, YPK Tanah Papua dapat semakin mandiri dan mampu menjalankan tugasnya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan gereja.
Abraham juga menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan bukan hanya berada pada pihak sekolah maupun yayasan. Menurutnya, diperlukan keterlibatan bersama antara pengelola satuan pendidikan, Badan Pekerja Klasis, jemaat, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini turut berkontribusi terhadap keberadaan YPK Tanah Papua.
“Jadi tidak hanya dari sekolah-sekolah yang kami libatkan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama dengan para Badan Pekerja Klasis dan para pengelola satuan pendidikan, juga bersama dengan jemaat-jemaat yang selama ini menjadi satu kesatuan dalam kontribusi terhadap Yayasan Pendidikan Kristen Tanah Papua,” jelasnya.
Apapun ditengah kegiatan dilakukan pengangkatan struktur Pengolah Satuan Pendidikan (PSP) pada Kabupaten/kota se tanah Papua periode 2026-2031 diantaranya : Isak Torobi, M. Pd. (Sekretaris), Dra. Aplenci Patai, M. Pd.(Bendahara), Aleks Sangenafa, S. Pd.(Bidang Dikdasmenjur), Donela Woisiri, S. Pd(Bidang IT dan Data), Pdt. Hans Mansbawar, S. Th (Bidang Aset), Yunias Sineri, M. Pd. (Bidang Personalia)
Sementara itu, Ketua Pengelola Satuan Pendidikan (PSP) Kabupaten Kepulauan Yapen, Drs. Orgenes Runtuboi, M.Si., mengatakan raker tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus menata kembali penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan YPK.
Di Kabupaten Kepulauan Yapen, PSP mengelola sebanyak 56 satuan pendidikan, yang terdiri atas 52 SD, 2 SMP, 1 SMA, dan 1 SMK. Raker diikuti para kepala satuan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Orgenes menjelaskan, sejumlah agenda menjadi fokus pembahasan dalam raker, di antaranya evaluasi tenaga pendidik dan kependidikan, kelengkapan serta implementasi dokumen kurikulum, penataan aset dan pembiayaan sekolah, serta penyelarasan mekanisme kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, evaluasi tersebut diperlukan agar pengelolaan sekolah dapat berjalan lebih tertib dan setiap pihak memahami tugas serta tanggung jawabnya.
Melalui raker ini, PSP berharap dapat membangun komitmen bersama sekaligus memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab antara pengelola satuan pendidikan, pihak sekolah, jemaat, dan klasis GKI di Tanah Papua.
Dengan adanya kesepakatan bersama, penyelenggaraan pendidikan pada 56 sekolah di Kabupaten Kepulauan Yapen diharapkan dapat berjalan lebih tertata, terkoordinasi, serta sesuai dengan tanggung jawab masing-masing pihak.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya YPK Tanah Papua untuk memperkuat tata kelola pendidikan dan meningkatkan koordinasi antara yayasan, satuan pendidikan, gereja, serta masyarakat dalam menjalankan pelayanan pendidikan di Tanah Papua.
#ELVINO


