suaraindonesia1.com, Palu- 25/10/2026 Aktivitas dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di SPBU 74.943.06 Sioyong, Kecamata Dampelas , Kabupaten Donggala, semakin merajalela dan dipertontonkan secara terang-terangan di depan umum.
Kondisi ini memicu keresahan luas karena berdampak langsung pada kelangkaan BBM dan terganggunya akses masyarakat kecil terhadap bahan bakar bersubsidi. Nelayan, petani, hingga pengendara harian menjadi pihak paling dirugikan bahkan mengantri sampai semalam untuk mendapatkan solar yang menyebabkan antrian panjang.
Modus yang digunakan, mafia BBM berkedok sebagai penghubung petani dan nelayan dengan menggunakan rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Pertanian, padahal BBM tersebut diduga kuat disalurkan untuk kebutuhan industri pertambangan dll di wilayah tersebut.
Hal tersebut disebutkan salah satu masyarakat yang ingin namanya di rahasiakan kepada awak media saat di temui " Bahwa permainan ini sudah lama pak namun tidak ada yang berani mengungkapkan ke publik, pernah juga saya berapa kali mendapatkan mereka sedang membongkar BBM di malam hari dan di luar lokasi pertamina bahkan dilingkungan rumah warga dan itu, beberapa warga yang melihat aktivitas tersebut bahkan di berikan uang rokok untuk bisa menutupi aksinya. " Tutup masyarakat.
Setelah jurnalis media suaraindonesia1.Com turun melakukan investigasi di pertamina tersebut pada tanggal 24/10/2026 menemukan beberapa mobil yang tengah mengangkut solar.
Salah satunya yang di dapatkan oleh jurnalis adalah mobil hilux dengan nopol Dn 8746 Ne
Yang sedang bermuatan solar sebanyak 15 galon.
Setelah kami menghubungi SY selaku pengelola SPBU Iya membenarkan mobil tersebut mengangkut BBM berupa solar, " Iyah benar pak itu mobil Hj Sidik Malonas namun itu untuk kepentingan petani dan mempunyai Surat dari dinas terkait .
Dan saya mengatur semua ini untuk bisa terbagikan kepada petani dan juga nelayan maka dari itu kami membagi waktu malam untuk petani dan siang hari untuk ekspedisi atau mobil" Tutup SY.
Harapan masyarakat Sioyong agar pemerintahan dan APH dari Polres Donggala, dan juga Polda Sulawesi Tengah dapat menindaki mafia BBM Subsidi yang berada di kabupaten Donggala Khususnya di Daerah Sioyong.


