BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Sarolangun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sarolangun. Tampilkan semua postingan

Ketua DPRD Sarolangun, Ahmad Jani, Tampung Aspirasi Masyarakat Pelawan Jaya Tutup PT. SMM

SAROLANGUN, Suaraindonesia1.com – Puluhan warga Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, mendatangi Gedung DPRD Sarolangun pada Senin (4/5/2026) pagi. Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi penolakan keras terhadap operasional pabrik kelapa sawit milik PT Samudera Mahkota Mas (SMM) yang berada di lingkungan mereka.

Rombongan warga yang didominasi oleh para ibu-ibu ini disambut langsung oleh Ketua DPRD Sarolangun, Ahmad Jani. Turut hadir mendengarkan keluhan tersebut Ketua Komisi II Syahrial Gunawan, Ketua Komisi III M Fadlan Arafiqi, serta sejumlah anggota dewan lainnya dan Sekretaris DPRD, Kaprawi.


Dalam audiensi tersebut, perwakilan warga, M. Subra, menegaskan bahwa penolakan ini bukan tanpa alasan yang kuat. Selain lokasi pabrik yang terlalu dekat dengan pemukiman, aktivitas industri juga dinilai telah menyebabkan pencemaran udara dan kebisingan yang mengganggu.

“Fakta yang kami rasakan hari ini, bau menyengat setiap hari, kebisingan setiap malam, hingga berdampak pada kesehatan anak-anak kami. Industri seharusnya berada di kawasan industri, bukan berdampingan langsung dengan rumah warga,” ujar Subra.

Warga meminta DPRD untuk serius menampung aspirasi ini dan mencari solusi terbaik. Sementara itu, Zuber, warga lainnya, meminta agar perusahaan segera ditutup secara permanen atau dipindahkan ke lokasi yang jauh dari hunian warga.

“Kami sudah meminta baik-baik agar tidak beroperasi dulu sampai ada titik terang, tapi kenyataannya tetap jalan. Ini sangat merugikan dan membuat resah,” tegasnya.

Merespons hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD, Syahrial Gunawan, memastikan seluruh keluhan akan dicatat dan ditindaklanjuti. “Aspirasi ini kami tampung. Nanti akan kami bahas dalam rapat dan akan kami keluarkan rekomendasi. Berikan kepercayaan kepada kami, Insya Allah dalam waktu dekat akan ada keputusan,” katanya.


Hal senada disampaikan Ketua DPRD, Ahmad Jani. Ia menegaskan bahwa kedudukan dewan adalah untuk mewakili dan mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Kami duduk di sini karena masyarakat. Apapun keluh kesahnya wajib kita dengar dan cari solusinya. Berikan waktu kepada kami untuk menindaklanjuti. Bahkan hari ini juga kami akan turun langsung mengecek kondisi di lapangan," ujar Ahmad Jani.

Reporter: Djarnawi Kusuma

Bupati dan Kapolres Sarolangun Sidak Pasar Sembako Jelang Nataru, Pastikan Stok dan Harga Stabil


SAROLANGUN, suaraindonesia1.com — Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK., MH. melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gudang Sembako, Jumat (19/12/2025).


Pengecekan itu guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kapolres mengatakan, "Pengecekan ini untuk memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, maupun gangguan distribusi bahan pokok," kata AKBP Wendi.


Berdasarkan hasil pengecekan itu, secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil dan stok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru. Meski demikian, Polres Sarolangun bersama Pemerintah Daerah akan terus melakukan langkah preventif dan kolaboratif, guna menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di Kabupaten Sarolangun.


Untuk komoditas beras, harga masih berada dalam kisaran wajar, yakni beras premium sekitar Rp. 15.500,- per kilogram, beras medium Rp. 14.500,- hingga Rp. 13.500,- per kilogram, dengan ketersediaan stok dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.


Sementara itu, untuk minyak goreng, ditemukan adanya kendala distribusi pada jenis Minyakita. Harga Minyakita di lapangan tercatat berada di kisaran Rp. 18.000,- per kilogram, naik sekitar Rp. 3.000,- dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 15.000,-. Kenaikan tersebut disebabkan keterlambatan pasokan dari distributor. Adapun minyak goreng kemasan premium dijual sekitar Rp. 20.000,- dan minyak curah di kisaran Rp. 17.000,- dengan stok relatif terbatas namun masih tersedia.


Untuk komoditas bahan pokok lainnya seperti gula pasir, harga terpantau stabil di kisaran Rp. 17.000,- hingga Rp. 18.000,- per kilogram, dan ketersediaannya dinilai aman. Secara umum, tidak ditemukan lonjakan harga signifikan maupun indikasi kelangkaan pada sebagian besar bahan pokok.


AKBP Wendi menegaskan, "Kehadiran Polres Sarolangun dalam kegiatan sidak itu merupakan bentuk pengawasan sekaligus langkah preventif untuk menjaga stabilitas kamtibmas menjelang hari besar keagamaan dan kami akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat," tegas AKBP Wendi.


Dia menambahkan, Polres Sarolangun akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Bulog, serta instansi terkait guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif.


Kegiatan sidak ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sarolangun dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus keamanan wilayah menjelang momentum Nataru.


Djarnawi Kusuma

Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025


SAROLANGUN, suaraindonesia1.com
– Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE dan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK., MH secara bersama-sama memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025. Apel digelar di Lapangan Mapolres Sarolangun pada Jumat (19/12/2025) pagi, dalam rangka kesiapan pengamanan dan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru).


Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun, di antaranya Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun Novarina Manurung, S.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Dansub Denpom Sarolangun, Kasat Pol PP Drs. Idrus, serta perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi kemasyarakatan setempat.


Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kapolres Sarolangun, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Lilin 2025. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan perayaan Nataru dapat berjalan dengan optimal dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat.


Kapolri menyampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diprediksi mencapai 119,5 juta orang. Angka ini meningkat 7,97% atau setara dengan 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan mobilitas ini beriringan dengan kondisi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, di mana puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026.


“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan,” jelas Kapolri melalui amanatnya.


Rincian Pelaksanaan Operasi Lilin 2025 di Sarolangun


Operasi Lilin 2025 akan berlangsung secara nasional selama 14 hari, mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Di tingkat Kabupaten Sarolangun, operasi ini akan melibatkan 170 personel gabungan dari berbagai elemen. Mereka akan bertugas untuk mengamankan dan melayani sejumlah titik vital, termasuk:


· 43 gereja

· Pusat perbelanjaan

· 6 komplek perkantoran dan objek vital

· 2 terminal

· 7 lokasi wisata

· 3 pasar

· 2 jalur mudik dan balik


Guna mendukung tugas tersebut, telah disiapkan 3 Pos Pengamanan (Pospam) dan 1 Pos Pelayanan di wilayah Kabupaten Sarolangun. Penyiapan pos-pos ini merupakan bagian dari upaya Polri bersama stakeholder terkait yang telah melakukan pemetaan terhadap permasalahan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru.


Usai memimpin apel, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah mengajak Bupati H. Hurmin beserta pejabat lainnya untuk meninjau Command Center Polda Jambi untuk Operasi Lilin 2025. Apel ini turut diikuti oleh Kabag Ops serta pejabat utama Polda Jambi lainnya.