BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional

Aliansi Relawan Pencinta Danau Toba Adakan Deklarasi di Parapat



TOBA SAMOSIR - Skrinews,
Aliansi Relawan Pencinta lingkungan hidup danau toba menyelenggarakan deklarasi atau pernyataan resmi keberadaan organisasi tersebut di Hotel Toba, Parapat, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa 28 Mei 2019.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak dari Kabupaten Simalungun, Kecamatan Parapat atau yang mewakili, Lurah Parapat, organisasi pemuda dalam hal ini Pemuda Pancasila, tokoh masyarakat, Polsekta Parapat, Koramil Parapat, Pengusaha dan PPWI Cabang Toba Samosir. Pada acara tersebut, semua pimpinan dan perwakilan lembaga/instansi turut memberikan kata sambutan.

Parningotan Manik dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan dibentuknya aliansi adalah untuk dapat berbuat yang terbaik untuk memajukan pariwisata di Danau Toba dan sekitar, sehingga lingkungan Danau Toba semakin bersih dan diminati masyarakat.

"Melalui organisasi ini juga untuk mengawasi kinerja pemerintah dan siap mendukung pemerintah dalam memajukan pariwisata di sekitar Danau Toba," ujar Parningotan Manik atau lebih dikenal dengan Remember Manik yang dipercayakan sebagai ketua aliansi ini untuk periode 2 tahun kedepan.

Setelah kata sambutan, sebagai tanda resminya keberadaan aliansi di Kota Wisata Parapat, Kabupaten Simalungun, ini dilakukan pemukulan gong yang dilakukan oleh Doni Sinaga selaku mewakili pemerintah kecamatan.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan panel diskusi tentang permasalahan yang ada di Parapat, yang dulu dikenal sebagai kota wisata atau tujuan wisata di Sumatera Utara, yang sekarang ini bagaikan mati suri.

Dalam paparan, penyaji mengatakan bahwa Parapat sekarang ini bukan lagi wilayah wisata tapi jadi lintasan wisatan bukan lagi tujuan.

Pelaku wisata yang ada di Parapat, selaku panelis I, Usman Pardede mengatakan bahwa Parapat dewasa ini sudah tidak diminati lagi akibat lingkungan hidup sudah tidak mendukung, banyak limbah sekarang langsung ke Danau Toba yang membuat Parapat sudah tidak nyaman.

"Maka jangan kita tunggu pemerintah untuk berbuat, mari kita lebih dahulu berbuat lalu apa yang kurang kita usulkan ke Pemerintah," sebutnya.

Sementara itu, panelis ke 2, Destian Simangunsong dari Pemerhati Lingkungan yang sekarang sedang mengambil strata 2 mengenai lingkungan mengatakan bahwa bumi ini adalah ibarat seorang "Ibu" yang menghidupi anak anaknya dan oleh sebab itu kita harus merawat ibu kita dan jangan menyakitinya.

"Dulunya Danau Toba ini telah dibuat aturannya oleh pemerintah harus disanggah oleh hutan lindung paling sedikit 180 ribu Ha, tapi apa yang terjadi dewasa ini hanya tinggal 60 ribu Ha. Ini akibat dari pemukiman dan perambah hutan," sebutnya.

Selanjutnya, panelis ke 3, Doharta Sirait yang bergelut dalam lingkungan hidup mengajak kepada semua pihak agar menjadikan 28 Mei ini menjadi momentum membangun ke-pedulian dan keramahan terhadap lingkungan dan Danau Toba agar Danau Toba, secara khusus Parapat, dapat kembali menjadi kota wisata. "Kitalah yang harus mengelolanya, bukan orang lain," tegasnya.

Dalam panel diskusi ini dapat diambil kesimpulan bahwa pencemaran lingkungan terjadi di Parapat diakibatkan oleh limbah rumah tangga, hotel dan industri yang ada di sekitar Danau Toba.

"Kemudian, industri pariwisata harus dikelola secara profesional dan mandiri," demikian kesimpulan yang disimpulkan oleh moderator Ramlan Tampubolon. (WAH/JML/Red)

Inovasi Baru Polres Batu Dalam pelayanan Prima Pengguna Jalan


SKRINews– Batu
 Polres Batu melakukan patroli keliling Kota ,memantau pusat-pusat yang sering terjadi kemacetan ,rabu (29/5/2019).

Hal itu diungkapkan Kasubag Humas Polres Batu, Ipda Ivandi Yudistiro.

Menurut dia, polisi keliling terus di berbagai penjuru Kota Wisata , ada beberapa  titik yang seringkali terjadi kemacetan.

 Kondisi itu kata dia langsung disiarkan lewat  video dan diviralkan di Medsos.

Terobosan yang dilakukan Polres Batu  tersebut akan memberi pelayanan prima bagi pengguna jalan yang bakal melintas di lokasi tersebut, imbuh Ivandi.

Seperti hal nya hari ini, berdasarkan pantauan lewat siaran langsung via videonya, arus lalin di kawasan Alun-alun sering macet. “Itu diketahui real time.

Sedangkan lokasi lainnya terpantau lancar. Ia pun memberikan informasi mulai dari arah Bendo menuju Kota Batu, maupun dari arah Malang  yang menuju ke Kota Batu.

“Dari arah Desa Bumiaji, menuju Malang  dan dari Kota Batu terpantau ramai lancar dengan cuaca gerimis. Kami menghimbau bagi pengendara agar berhati hati dan mengutamakan keselamatannya,” pesannya.Yud/Rin

Sosialisasi Penertiban Pedagang Kaki Lima dan Asongan di Sumba Barat.


Waikabubak skrinews
Dalam pemantauan dilapangan,para Pedagang Kaki lima (PKL) masih menyesaki trotoar terutama di jalan Ahmad Yani waikabubak, mereka menggelar barang dagangannya memenuhi seluruh trotoar bahkan diatas badan jalan.

Menyikapi hal tersebut maka pemerintah Kabupaten melalui Dinas Penindustrian dan perdagangan kabupaten Sumba Barat mengadakan sosialisasi peningkatan disiplin pedagaan kaki  dan asongan dengan menghadirkan 3 orang Nara sumber yakni yang mewakili Kepala bidang perdagangan dalam negeri Propinsi NTT,ibu Herlin S.manafe SP,
kepala bidang perencanaan pembangunan ekonomi dan penanaman modal pada Bappeda Sumba Barat bapak Deny U. L. Hamadoku S.P,serta Kanit Regident Aiptu  Frensen E. Bengkiuk S.E. kegiatan berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 28 Menit sampai dengan 29 Mei dan mengambil lokasi pada 2 desa yakni  Bera dolu.
Menurut Aiptu  Frensen  kegiatan sosialisasi dibuka oleh  Kadis perindag kabupaten sumba barat, sedangkan para pesertanya adalah  para PKL dan asongan,  ada beberapa wira usaha mikro yang ada di kedua desa tersebut serta para perangkat.

Lebih lanjut dia mengatakan,kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat PKl dan asongan agar tidak menggunakan fasilitas publik seperti trotoar dan area parkiran sebagai tempat berjualan.  Buanglah anggapan masyarakat bahwa dalam hal pencarian nafkah dalam memenuhi kebutuhan adalah hak asasi setiap individu jadi dapat berjualan dimana saja semau mereka. Memang betul kebebasan itu bersenyawa dengan kemerdekaan (Freedom)  tetapi juga bersenyawa dengan etika dan norma, jadi tidak seenaknya saja kapan dan dimana saja mau bekerja. Oleh karena itu perlu adanya ketaatan masyarakat kepada kebijakan atau aturan pemerintah.Karena ketaatan merupakan perwujudan kesadaran akan tanggung sebagai masyarakat kepada pemerintah.Marilah kita wujudkan visi kota  waikabubak sebagai kota BERTEMAN bersih,tentram dan aman demikian kata frensen mengakiri pembicaraan dengan media ini.

Liputan Mustari

Referendum Tidak Bertentangan Dengan MoU Helsinki


Jakarta - Skrinews,
Senator DPD RI Asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP menyatakan bahwa Referendum juga diberikan ruang oleh perjanjian damai tersebut jika para pihak tidak dapat memenuhi beberapa kesepakatan.

Fachrul Razi menilai bahwa dalam MoU Helsinki ditegaskan bahwa Para pihak bertekad untuk menciptakan kondisi sehingga pemerintahan rakyat Aceh dapat diwujudkan melalui suatu proses yang demokratis dan adil dalam negara kesatuan dan konstitusi Republik Indonesia.

“Artinya substansi perjanjian MoU Helsinki adalah demokrasi dan adil. Dua pondasi ini jika rakyat Aceh tidak merasakan keadilan dan demokrasi, wajar saja seorang mantan panglima GAM Muzakir Manaf sangat kecewa dengan keadaan sekarang,” tegas Fachrul Razi.

Namun menurutnya penekan dari output Mou Helsinki selain Demokrasi dan Keadilan adalah Kemajuan dan Keberhasilan Aceh pasca perjanjian itu ditandatangani. “Coba kita lihat dalam perjanjian MoU Helsinki bahwa dinyatakan Para pihak sangat yakin bahwa hanya dengan penyelesaian damai atas konflik tersebut yang akan memungkinkan pembangunan kembali Aceh dapat mencapai kemajuan dan keberhasilan, hal tersebut merupakan sebuah kondisi perubahan signifikan yang harus dirasakan di Aceh saat ini,” tegasnya.

Menurutnya pernyataan Muzakir Manaf atau dikenal Mualem menunjukkan begitu kekecewaan seorang Muzakir Manaf terhadap kondisi Aceh saat ini yang merasakan bahwa Aceh jauh dari kemajuan dan keberhasilan.

Disisi lain, kunci perjanjian ini dijelaskan oleh Fachrul Razi adalah “trust building” yaitu membangun kepercayaan. Sebagaimana tertulis dalam MoU Helsinki bahwa “Para pihak yang terlibat dalam konflik bertekad untuk membangun rasa saling percaya.”

“Nah, jika salah satu pihak sudah mengalami kekurangan percayaan (distrust), ini menunjukkan bahwa muncul kekecewaan terhadap proses dan keadaan sekarang,” tegas Fachrul Razi.

“Nah kalau ada yang tanya apakah MoU Helsinki memberikan ruang adanya referendum, silahkan baca poin 6.1.c,” tegas Fachrul Razi memberikan solusi.

Fachrul Razi mengatakan Banyak yang tidak bisa mengartikan poin tersebut, jelas dalam poin tersebut tertulis “Dalam kasus-kasus di mana perselisihan tidak dapat diselesaikan melalui salah satu cara sebagaimana disebutkan di atas, Kepala Misi Monitoring akan melaporkan secara langsung kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, pimpinan politik GAM dan Ketua Dewan Direktur Crisis Management Initiative, serta memberitahu Komite Politik dan Keamanan Uni Eropa. Setelah berkonsultasi dengan para pihak, Ketua Dewan Direktur Crisis Management Initiative akan mengambil keputusan yang mengikat para pihak.”

Menurut Fachrul Razi, apabila salah satu pihak merasakan dirugikan, atau mengalami kekecewaan karena adanya perselisihan dalam fase-fase tahun berjalan, para pihak dapat melaporkan dan menuntut solusi secara demokrasi. “Dan perlu saya tegaskan, Referendum merupakan mekanisme demokrasi secara damai sebagai hak konstitusional rakyat Aceh sebagai bagian dari NKRI,” tegasnya.

Dan ini menurut Fachrul Razi, ditegaskan dalam MoU Helsinki poin 2.1. bahwa Pemerintah RI akan mematuhi Kovenan Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa mengenai Hak-hak Sipil dan Politik dan mengenai Hak- hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. “Ingat, referendum ada dalam konvenan internasional, dan juga dalam UUD 1945 dan UU No 5 tahun 1985 tentang Referendum meskipun sudah dicabut pada tanggal 23 Maret 1999 melalui lahirnya UU No 6 tahun 1999 namun itu hak asasi yang bersifat universal, hati hati!” tegas Fachrul Razi memberikan peringatan.

Intinya menurut Fachrul Razi, MoU Helsinki merupakan solusi demokrasi bagi Aceh secara damai, dengan komitmen bahwa kedua belah pihak yaitu Pemerintah RI dan GAM tidak akan mengambil tindakan yang tidak konsisten dengan rumusan atau semangat Nota Kesepahaman tersebut. “Jika salah satu tidak konsisten, mekanisme demokrasi lain dapat ditempuh,” tutupnya. (RFZ/Red)

Senator Aceh: Rakyat Aceh Tuntut Referendum, Pemerintah Pusat diminta Bersikap


Jakarta - Skrinews,
Senator DPD RI Asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP yang juga Pimpinan Komite I DPD RI meminta Pemerintah Pusat untuk bersikap dan memberikan perhatian serius jika saat ini rakyat Aceh meminta dilakukan Referendum secara resmi.

Wacana ini dinyatakan oleh Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, yang  mengeluarkan pendapat Agar ke depan Aceh minta referendum karena menurut Mualem, negara kita di Indonesia tak jelas soal keadilan dan demokrasi. Indonesia diambang kehancuran dari sisi apa saja. Pendapat dan keinginan itu disampaikan Mualem dalam sambutannya pada peringatan Kesembilan Tahun (‪3 Juni 2010-3 Juni 2019‬), wafatnya Wali Neugara Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro dan buka bersama di salah satu Gedung Amel Banda Aceh, Senin (27/5/2019) malam.

Fachrul Razi menjelaskan bahwa penyataan Mualem bukanlah pernyataan biasa, dan ini serius dan memiliki arti penting. “Ini yang berbicara Mualem, jadi ini bukan wacana lagi tapi satu sikap politik yang tegas untuk menjawab quo vadis Aceh kedepan menghadapi Indonesia yang terus menuju pada kehancuran dan kegagalan dalam berdemokrasi,’ tegas Fachrul Razi.

Dirinya mengatakan bahwa Referendum adalah mekanisme demokrasi dalam memberikan hak politik rakyat dalam menentukan masa depannya. Menurutnya Referendum adalah solusi damai untuk Aceh dan hak konstitusional setiap warga negara.  Referendum dapat diartikan penyerahan suatu persoalan supaya diputuskan dengan pemungutan suara umum. Biasanya menurut Fachrul Razi, Referendum digunakan untuk meminta pendapat rakyat secara langsung tentang hal-hal fundamental yang menyangkut nasib dan masa depan rakyat sendiri.

“Mengapa saya berbicara Referendum? Karena saya wakil Aceh di Pusat. Jika Rakyat Aceh menginginkan referendum, sebagai wakil Aceh sangat wajar saya memperjuangkan itu,’ tegas Fachrul Razi lagi. (FRZ/Red)

BANGUNANA PASAR MILIK PEMDA SBD DI TERLANTARKAN.


WALLA   DIMU, SKRINEWS.COM
Sebuah bangunan pasar yang di bangun sejak beberapa tahun silam  bangunan pasar yang terletak di Desa walla Dimu kecamatan Kodi bangedo Sumba barat daya NTT jadi Mubasir

Ketika  skrinews melintasi wilayah setempat ternyata ada bangunan pasar yang sama sekali tidak pernah di gunakan  bagi kalangan manapun

Padahal  bangunan ini kalau mau di lihat Cukup menelan biaya yang besar, berarti kesadaran pemerintah setempat baik dari tingkat  kabupaten,pemerintah Kecamatan maupun  pemerintah bawah seperti kepala desa
 Secara pandangan mata baik kalangan elit maupun kalangan  menengah belum ada kesadaran untuk mendukung  faktor pembangunan ekonomi
 
Dalam pantauan skrinews   melihat bangunan yang sudah Mubasir  tanpa di gunakan  seperti  yang di sampaikan  warga yang di temui di Sebuah Lop bangunan   mengulang  bahwa bangunan  Yang di bangun ini, kami sebagai Masyarakat bisa berpikir bahwa pemerintah membangun hanya mencari Keuntungan tanpa pikir kemajuan  masyarakat tandasnya

Lanjutnya buktinya saja  bangunan ini hanya di bangun  tanpa ada  retribusi apapun berarti inikan merugikan wilayah karena mengingat pembayaran pajak  semakin tinggi tapi pihak Masyarakat yang rasa di rugikan ungkap sumber  yang di temui Skrinews

 Secara ekonomi siapa yang   bayar pajak ,kembali- kembali masyarakat  yang Konyol tandas seorang Ibu yang enggan di Korankan Namanya.( Liputan  TIBO skrinews).


OPS KETUPAT 2019 DIMULAI, 7 POS PENGAMANAN LEBARAN POLRES GOWA KINI DIOPERASIKAN



GOWA - SKRINEWS.COM - Terhitung pada Rabu (29/05) dini hari, pelaksanaan Operasi Ketupat 2019 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H kini resmi dimulai.

Sekaitan hal itu, jajaran Polres Gowa pun kini mulai mengoperasikan 7 (tujuh) Pos Ops Ketupat 2019, yang telah didirikan di sejumlah titik yang dianggap ramai di wilayah Kabupaten Gowa.

"Hari ini, kami mulai mengoperasikan 7 (tujuh) pos Polres Gowa yang terdiri dari 2 (dua) pos pelayanan dan 5 (lima) pos pengamanan dalam rangka Ops Ketupat 2019," terang Kabag Ops Kompol Sudaryanto saat dikonfirmasi, Rabu (29/05) siang.

Seluruh personil gabungan dengan instansi terkait yang telah diploting pun kini telah mengisi dan bersiaga di setiap pos pengamanan dan pelayanan yang telah didirikan, guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, maupun kamseltibcarlantas menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Jadi, posko ini akan beroperasi selama 24 jam, yang nantinya akan memantau situasi kamtibmas sekaligus kondisi arus lalu lintas, sehingga apabila terjadi hambatan, dapat segera diatasi," tutur Kabag Ops Polres Gowa.

Tak hanya itu, pada Pos Pelayanan Ops Ketupat ini juga dapat dijadikan sarana "rest area" bagi para pemudik yang hendak beristirahat pasca perjalanan, serta dijadikan sebagai panduan mudik jika ada hal yang tidak diketahui.

"Intinya Pos Ops Ketupat ini itu didirikan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas kapan saja. Masyarakat yang tidak tahu jalan ataupun informasi bisa juga diperoleh disitu," tambah Kompol Sudaryanto.

Adapun sebelumnya, Polres Gowa hanya mendirikan 6 pos dalam Ops Ketupat 2019 ini, namun kemudian jumlahnya ditambah 1 sebagai Pos Pengamanan, yang terletak di Bilaiyya Kecamatan Parangloe.

"Awalnya hanya 6 pos yang kami dirikan, kemudian ditambah 1 lagi, guna semakin memperkuat pelaksanaan Ops Ketupat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H," ucap Kompol Sudaryanto.

Dari informasi yang dihimpun, letak ketujuh pos Ops Ketupat Polres Gowa tersebut berada di Batas Kota Gowa - Makassar Jl. Sultan Hasanuddin, Pos PKJR Tun Abd. Razak, Pasar Minasa Maupa Jl. Usman Salengke, Depan Terminal Cappa Bungaya Jl. Poros Pallangga, Depan Kantor Camat Bajeng, Bilaiyya Kecamatan Parangloe, dan Depan Hutan Pinus Malino.

Secara terpisah, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi meminta kepada seluruh personil yang bertugas di pos dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan tanggung jawab. "Tetap semangat kepada rekan-rekan yang bertugas di pos pengamanan dan pelayanan, dala. memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri 1440 H," jelasnya.

La (Hariadi tl)

BKKBN Gelar Pertemuan Oprasional Di Balai Penyuluh KB Kabupaten Bantaeng


Skrinews_Bantaeng


_Pertemuan oprasional penyuluh KB Balai penyuluhan kecamatan bantaeng (29/05/19)

Acara yang di gelar kordinator penyuluh kabupaten bantaeng"Nekaganti yang dihadiri kepala dinas plt Kependudukan dan ketahana keluarga"Abdi sam". KUA kec.bantaeng' kasih ketahanan keluarga" Lukman" dan perwakilan rumah sakit Dr.Anwar makkatutu sebagai pemateri serta seruh staf' PKB dan PLKB/gaya baru' dan bidan desa dalam lingkup kabupaten bantaeng yang di hadiri 36 peserta dan empat pemateri di balai KB rabu (28/05/19)

",Dalam paparang KUA bantaeng. Menjelaskan tentang kodisi dan dampak negatif dalam usia perkawinan dini. Dimana di indonesia mencapai lebih dari 13 ribu usia perkawinan dibawah umur dan ini terjadi diakibatkan karna rendah pendidikan orang tua serta para orang tua cenderung ingin melepas tanggun jawab yang memicu terjadinya perkawinan di usia dini",tuturx

Langjut di tambahkan", Disamping itu juga pergaulan bebas hinga berujung hamil di luar nikah serta budaya si'ri bagi orang makkasar. Yang berdapak pada putusnya sekolah sang anak. Tinginya akan perceraian dimana di kabupaten bantaeng sudah mencapai 16% dan didominasi oleh perceraian tidak lazim(cerai gugat) dan rata rata usia perkawinan relatif di bawah umur."

" Akibat lain bagi sisi medis yang di sampaikn dari perwakilan dari  rumah sakit Dr.Anwar makkatutu kabupaten bantaeng berdapak pada menigkatnya angka kehamilan dimana sering ditemukan keracunan pada saat hamil karna tidak teraturnya pola makan dan asupan gizi yang berakibat pendarahan dan keguguran. Olehnya itu kami sering memberikan konselin paca melahirkan agar mengunakan alat kontrasepsi KB dengan tujuan nenunda jarak kehamilan.


".Dalam kesempatang yang sama" Lukma" berharap perang kader IMP serta PPKBD dan SUB dapat di berikan trening pengetahuan secara spesifik agar kemampuan dalam menyampaikan informasih kepada masyarakat agar tidak tabuh sehinga akan berdampak pada capain yang dihasilkan. Olehnya itu kader PPKBD dan SUB perlu penigkatan kapasitas laits skil"tuturx

Sebelum di tutup denga pembagian takjil dan dana makan minum kader PPKBD dan SUB yang bersumber dari DAK Kadis plt DPPKB "Abdi sam" berharap kedepan perang kader sebagai ujung tombak program kiranya dapat di tingkatkan.(*)


Maris KIM

BUPATI MUARAENIM: TAHUN AJARAN BARU,PESERTA DIDIK DIBERIKAN SERAGAM DAN SEPATU SEKOLAH SECARA GRATIS.



Muara enim-skrinews.com
 Bupati Muaraenim, Ir. H. Ahmad Yani, MM didampingi Wakil Bupati Muaraenim, H. Juarsah, SH Silahturahmi dengan 590 Kepala Sekolah SD/MI dan SMP/MTs Se-Kabupaten Muaraenim, bertempat di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muaraenim, Selasa (28/5/2019).
Bupati Muaraenim mengatakan pada tahun ajaran 2019 ini, akan merealisasikan pemberian baju seragam sekolah dan sepatu gratis kepada 117 ribu siswa SD,SMP, MI dan MTS negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Muaraenim sesuai dengan Visi dan Misi Kabupaten Muaraenim yang #MERAKYAT.
“Menurut orang nomor 1 di Kabupaten Muaraenim ini pemberian seragam sekolah dan sepatu gratis melalui anggaran dana BOS daerah yang diserahkan kepada sekolah masing masing. Kemudian pihak sekolah nantinya yang akan menunjuk penjahit penjahit lokal yang akan menjahit seragam siswa tersebut,”Katanya
Sehingga pemberian seragam gratis itu, nantinya menimbulkan pultiplayer efek bagi penjahit penjahit lokal, karena mendapatkan orderan, Sehingga meningkatkan perekonomian para pejbahit lokal.
Selain itu, tujuan lain agar tidak ada kesenjangan bagi para pelajar yang berasal dari ekonomi lemah dengan ekonomi yang kaya. disamping itu juga untuk memotifasi para siswa agar lebih bersemangat untuk belajar.
Dikesempatan yang sama, Kepala BPKAD Muaraenim, Armeli Mendri menegaskan. Bahwa penyaluran anggaran seragam dan sepatu sekolah gratis tersebut melalui dana BOS daerah.
Menurutnya, alokasi anggaran yang diberikan untuk siswa SD/MI sebesar Rp300 ribu / siswa sedangkan SMP/Mts sebesar Rp350 ribu/siswa.@skrinews sumsel

KELULUSAN MTS N WAIKABUBAK SERATUS PERSEN


Waikabubak skrinews

Lapangan MTS N Waikabubak acara penerimaan amplop kelulusan dan penerimaan raport,Turut hadir Kepala Kemenag Waikabubak,Pasiops kodim 1613/SB,Kepsek MTS,Kepsek MIN waikabubak,Kepala Ketua Komite,orang tua wali murid,siswa-siswi.Rabu (29/5/2019)

Kepala kantor Kemenag Waikabubak,Siprianus Muda Hondo S.Fil menyampaikan,Hari ini titik penting untuk lembaga pendidikan saat ini,Mengapa saya sampaikan demikian karena menjelang hari idul Fitri 1440 H yang tidak lama lagi di rayakan.Pada kesempatan ini semua aset kemanusian untuk membentuk karakter bangsa kedepanya.
Peristiwa hari ini sebagai sebuah peristiwa bersejarah yang memberi makna penting bagi lembaga pendidikan kita.

Bagi penerus bangsa hari ini menerima hasil  UN yang mana nanti melanjutkan pendidikan ke lebih tinggi lagi.Di MTS sudah sampai angka yan ke 17,dalam dunia remaja,ini sebagai usia swiseventin.Kita harapkan output dari lembaga ini sudah ada manusia-manusia produktif yang berguna untuk Bangsa dan Negara,berguna untuk pendidikan dan berguna untuk lembaga keagamaan.Ungkap Siprianus

Dia katakan,Saya yakin betul-betul lembaga pendidikan ini mereka ada catatan tersendiri ditempat ini,berapa yang sudah menjadi orang dalam profesi masing-masing atau berbeda-beda itu sudah tercatat hari ini.MTS ini setingkat SMP dan masa tempuh pendidikan itu jauh,kita lihat dari belakang mulai dari RA,MI atau SD sampai dengan sekarang ini belum lebih 11 tahun sampai 12 tahun,yang bakal diikuti oleh anak-anak kita nantinya.
untuk melanjutkan kelebih tingggi lagi.

Karena itu masih membutuhkan perjuangan,kerja keras, pengorbanan,baik jangka panjang pendidikan maupun terutama wali tua murid.Setelah menerima hasil,kita sebagai orang tua,sebagai anak,sebagai siswa akan mengalami kegembiraan yang belum selesai.Ada beberapa catatan penting saya perlu sampaikan,sebagai orang tua,rasa cinta yang sangat dalam terhadap anak terutama keinginan anak itu perlu,tetapi ketika anak memilih satu lembaga pendidikan,kita orang tua hanya nemberikan arahan.karena kemauan anak,keahliannya biarlah mereka yang menjalaninya.Marila kita bergandeng tangan untuk sama-sama membangun pendidikan demi anak-anak kita.Siprianus

Liputan Mustari

Jalan Propinsi Belum Ada Perhatian Dari Dinas PU .


Hoha Wungo - skrinews.com,
Infrastruktur di kecamatan kodi Utara   kabupaten Sumba barat daya  sudah  tidak layak  di lintasi  lagi   bagi yang berkendaraan, jalan propinsi tepat desa hoha wungo kecamatan kodi Utara ,sudah tidak layak lagi di lintasi kendaraan Roda dua maupun roda emapat ketika skrinews  melintasi jalan  propinsi  benar - benar sudah tak layak di lintasi bagi pengendara  yang datang berwisata

Sepertinyan jalan ini umur puluhan tahun belum  di pikirkan oleh dinas terkait  seperti  dinas pekerjaan Umum  (PU )kabupaten ,dinas pekerjaan Umum propinsi

 Harapan Masyarakat setempat   meminta pihak terkait agar bisa ada perhatian jalan yang mengalami kerusakan  karena jalan ini merupakan jalan ini merupakan jalan  central Wisata ketika  pengunjung di tiga tempat wisata  seperti  Wisata Waikuri, wisata Rate nggaro, dan juga ke ke Wisata watu malando tandas masyarakat Hoha Wungo ketika ditemui skrinews News di wilayah Desa hoha wungo.

Lanjut Masyarakat kami sebagai warga di sini seluruh Prihatin jalan tapi mau bilang apa posisi nya seperti ini sudah kapan ada kesadaran pemerintah  tinggal menunggu saja, ya semoga saja adanya media ini bisa membantu  lewat publikasi sehingga ada kesadaran pemerintah, baik pemerintah Kabupaten maupun pemerintah Propinsi tandasnya  ketika di temui Skrinews pada tanggal 29 Mei 2019.(TIBO).

Begini Respon Pengacara JOIN Hadapi Laporan Humas Luwu utara

Skrinews_Makassar

_| Pengurus Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulsel tak setengah hati memberi advokasi terhadap persoalan hukum yang diperhadapkan ke jurnalis dalam menjalankan tugas.



Salah satu kasus teranyar yaitu laporan Kepala Bagian Humas Pemkab Luwu Utara, Syahruddin terhadap dua jurnalis di daerah itu masing- masing Puteri dan Hamsul.



Salah satu diantara kantor hukum yang akan ditunjuk adalah Law Firm ARN Associates dipimpin A.Raja Nasution, C.PL.



Menghadapi laporan dimaksud, Direktur Law Firm ARN Associates, Andi Raja Nasution,SH,C.PL menjelaskan kesiapannya mendampingi dua jurnalis muda itu dalam proses hukum.



" Harus dipahami jika media memiliki tugas dan wewenang untuk menyampaikan informasi baik melalui media cetak, media online dan lainnya.  Kendati ada hal-hal yang tdak sesuai dengan pemberitaan tersebut, maka setiap orang yang merasa di rugikan nama baiknya memiliki hak untuk menjawab atau memberikan klarifikasi atas pemberitaan tersebut," ujar pengacara ternama asal Bulukumba ini.



Lanjut dikatakan,  jika setiap ada berita-berita yang demikian selalu di benturkan dengan persoalan hukum, maka sama halnya menghambat kebebasan pers, perlu di ketahui pers juga di lindungi undang-undang yakni UU no.40 tahun 1999 tentang pers seperti termaktub dalam Pasal 6.



"Apalagi jika dinilai keliru, klarifikasi telah dilakukan beberapa saat kemudian," tambah A.Raja Nasution.



Pada pokoknya, urai ARN pihaknya tinggal menunggu bagaimana proses lanjut akan tetapi jika hal tersebut tidak dapat di buktikan maka akan  mengajukan tuntutan baik secara pidana maupun hal-hal yang menyangkut keperdataan sesuai pasal 1365 KUHperdata.

Abdul Maris

KAPOLRES GOWA SIDAK SIKAP TAMPANG PERSONIL UNTUK JAGA KEDISIPLINAN


GOWA - SKRINEWS.COM - Guna menjaga kedisiplinan personilnya, pada Rabu (29/05) pagi ini Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi kembali melakukan sidak terhadap sikap tampang personil.

Dalam sidaknya, Kapolres turut dipimpin didampingi Kasi Propam Ipda Isyamsyah beserta personil provos lainnya terhadap seluruh personil Polres Gowa yang mengikuti apel pagi.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi potongan rambut, kumis, cambang, jenggot, kerapian baju, sepatu serta kelengkapan atribut seragam Polri yang dikenakan.

Nampak Kapolres pun mendatangi setiap barisan Bag/Sat/Fung untuk memeriksa sikap tampang personil satu per satu.

Tak tanggung-tanggung, personil yang tidak menampilkan sikap tampang sesuai aturan pun langsung diberikan sanksi oleh Kapolres Gowa, diantaranya pengguntingan rambut maupun jenggot bagi personil pria yang terlihat panjang.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjaga performance dan sikap tampang personil sebagai salah satu wujud dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Akbp Shinto Silitonga.

Ia berharap, melalui pemeriksaan rutin ini, personil Polres Gowa dapat menjaga kedisiplinannya dan kerapihannya sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

HUMAS POLRES GOWA
*** Hariadi tl ***

Dandim 1305/BT: Kodim Bersama Polres, Siap Amankan Idul Fitri 1440 H


Tolitoli - Skrinews,
Berikan rasa aman pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Aparat gabungan laksanakan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2019 yang berlangsung di Halaman Mapolres Tolitoli, Selasa (28/5).

Apel tersebut diikuti oleh Kodim 1305/BT, Lanal Tolitoli, Brimob Tolitoli, Polres Tolitoli, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan sekaligus dihadiri Asisten Dua Sekertariat Daerah Kabupaten Tolitoli, Ir H Moh Nur Munawar.

Mengusung tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2019, Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman pada Perayaan Idul Fitri 1440 H/2019 M” ini di pimpin oleh Dandim 1305/BT Letkol Inf Gunnarto.

Dandim 1305/BT, Letkol INF Gunnarto menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Prof H Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

“Operasi ketupat akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai hari Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019 sampai hari Senin tanggal 10 Juni 2019,” ujarnya.

Lanjut Dandim 1305/BT, operasi ketupat tahun ini akan digelar bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan pemilu sehingga hal tersebut membuat potensi kerawanan yang dihadapi dalam operasi ketupat semakin kompleks.

“Tujuan apel untuk mengecek kesiapan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan soloditas komponen penyelenggara, selain itu juga untuk menunjukkan kesiapan operasi kepada publik sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tak ketinggalan, pada apel kali ini dipamerkan kendaraan-kendaraan yang akan digunakan pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2019 nantinya.

Kendaraan tersebut berupa roda dua dan empat milik TNI-Polri yang akan digunakan untuk berpatroli di seputaran Kota Kabupaten Tolitoli, serta mobil ambulance yang selalu siap sedia jika terjadi kecelakaan bagi para pengendara. (Skri 01)).

Sambut Pengamanan Idul Fitri, Kodim 1305/BT Beserta Jajaran Gelar Apel Pasukan


Tolitoli - Skrinews,
Bertempat di halaman Mako Polres Tolitoli, Dandim 1305/Tolitoli memimpin Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Idul Fitri yang diberi sandi Operasi Ketupat Tinombala 2019,  yang akan dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019, Selasa (28/5).

Dengan tema "Melalui Apek Gelar Pasukan Operaai Ketupat Tinombala 2019, Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman pada Perayaan Idul Fitri 1440 H / 2019 M".

Pada apel ini, juga digelar kendaraan-kendaraan yang akan digunakan pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2019 nantinya.

Kendaraan tersebut berupa roda dua dan empat milik TNI-Polri yang akan digunakan untuk berpatroli di seputaran Kota Kabupaten Tolitoli serta mobil ambulance yang selalu siap sedia jika terjadi kecelakaan bagi para pengendara.

Dalam kesempatan ini, Dandim 1305/BT menyampaikan amanat Kapolri, Jenderal Prof H Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

“Operasi ketupat akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai hari Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019 sampai hari Senin tanggal 10 Juni 2019,” ujarnya.

Lanjut Dandim 1305/BT, operasi ketupat tahun ini akan digelar bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan pemilu sehingga hal tersebut membuat potensi kerawanan yang dihadapi dalam operasi ketupat semakin kompleks.

“Tujuan apel untuk mengecek kesiapan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan soloditas komponen penyelenggara, selain itu juga untuk menunjukkan kesiapan operasi kepada publik sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut, jajaran Kodim 1305/BT, Lanal Tolitoli, Brimob Tolitoli, Polres Tolitoli, Asisten Dua Sekertariat Daerah Kabupaten Tolitoli, Ir H Moh Nur Munawar, Waka Polres Tolitoli, Kompol Nur Asjik S.Sos, para pejabat utama Polres Tolitoli serta instansi terkait lainnya. (Skri 01)

Kabandiklat Beserta Ibu Menghadiri Peringatan Nuzulul Qur'an


Jakarta - Skrinews,
Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung RI gelar peringatan Nuzulul Qur'an 1440 Hijriyah di Masjid Al-Hukama, Selasa (28/5).

Momen bersejarah dalam Islam ini di gelar dengan kegiatan berbuka puasa bersama pegawai Badiklat Kejaksaan, para Ibu-ibu anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Lingkungan Badiklat, para pekerja outsoursing yakni petugas kebersihan dan taman di lingkungan Badiklat, masyarakat kelurahan Ragunan dan jamaah Masjid Al-Hukama.

Peringatan Nuzulul Qur’an dan Berbuka puasa bersama di awali dengan pembacaan ayat-ayat suci alquran di lanjutkan Kultum siraman rohani oleh KH. Solahudin.

Kepala Badan Diklat (Kaban Diklat) Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi dalam sambutannya menyampaikan syukur Alhamdulilah atas limpahan Rahmat dan HidayahNYA, sehingga kita semua dapat bertemu di bulan Ramadhan dan bersilaturahmi bersama dengan ikhlas dan khususk untuk meraih pahala dan ampunan serta taqwa.

"Terimakasih sebesar-besarnya atas keringanan langkahnya untuk hadir ditempat yang mulia ini, dirumah Allah SWT tempat berkumpulnya para mukminin untuk bersama –sama memperingati Nuzulul Qur’an sekaligus santunan anak yatim piatu dan dhuafa serta berbuka puasa bersama,” ujar Setia Untung Arimuladi.

Untung melanjutkan, dalam Al-Quran tersimpan petunjuk, pedoman hidup dan arah langkah kita untuk memperoleh keselamatan dunia akherat.

“Al-Quran hadir sebagai onbat yang merupakan kasih saying Allah SWT terhadap manusia dan hamba-hambanya yang seharusnya selalu berusaha untuk belajar dan belajar secara konsisten dalam memperbaiki diri, merubah keadaan dengan lebih baik lagi,” katanya.

Dalam momen sejarah Islam seperti ini, Kaban Diklat menyatakan, kedekatan Badiklat Kejaksaan dengan masyarakat seharusnya di pertahankan dan ditingkatkan dikemudian hari agar manfaat dan hubngan dijadikan kekayaan dan modal yang dapat menyeimbangkan antara spiritual dan rohani serta kepekaan social.

Acara yang di kemas dalam Semarak Ramadhan Tahun 2019, di akhiri dengan pemberian santunan dan bingkisan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa serta mualaf dan janda oleh Kaban Diklat Kejaksaan, Setia untung Arimuladi beserta Ibu Deti Setia Untung Arimuladi, selaku Ketua IAD Lingkungan Badiklat dan tiba waktu berbuka puasa bersama di lanjutkan sholat magrib berjamaah. (Red).